Pengadaan Pekerjaan Pemkot Yogya Digenjot Lebih Dini

UMBULHARJO (HARIAN MERAPI) – Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Yogyakarta diminta melaksanakan pengadaan pekerjaan lebih dini. Langkah itu sebagai salah satu upaya optimalisasi pelaksanaan kegiatan dengan APBD 2020, sehingga tidak menumpuk di akhir tahun.

“Pelaksanaan pengadaan pekerjaan kami minta sedini mungkin. Mulai tahap rencana umum pengadaan hingga melaksanakan pekerjaan. Ini untuk optimalisasi pelaksanaan kegiatan 2020,” kata Kepala Bagian Pengendalian Pembangunan Pemkot Yogyakarta, Wahyu Handoyo, Rabu (15/1).

Menurutnya dalam perencanaan kegiatan juga harus memperhatikan tata kala pelaksanaan. Termasuk penyerapan anggaran. Misalnya tata kala bulanan, triwulan maupun semester hingga akhir tahun. Selain itu memperkirakan pelaksanaan pekerjaan agar efektif dengan mempertimbangkan hari puas, libur cuti bersama dan musim penghujan.

“Penetapan ploting tata kala pelaksanaan dan penyerapan anggaran harus yang seketat mungkin,” ujarnya.

Dia menyebut realisasi kegiatan Pemkot Yogyakarta tahun 2019 untuk pembangunan fisik mencapai 98,77 persen. Sedangkan realisasi keuangan sebanyak 87,32 persen. Jumlah seluruha kegiatan OPD Pemkot Yogyakarta tahun 2019 ada 671 kegiatan.

“Semua kegiatan OPD di 2019 sudah terlaksana optimal. Secara konsep perencanaan, pencapaian realisasi keuangan selalu sama atau lebih rendah dari realisasi fisik,” tambah Wahyu.

Sementara itu Asisten Sekda Bidang Perekonomi dan Pembangunan Pemkot Yogyakarta, Kadri Renggono menyampaikan, lelang-lelang pengadaan paket pekerjaan dan jasa tahun 2020 sudah mulai dijalankan. Terutama yang mulai 1 Januari 2020 harus sudah mulai bekerja seperti jasa kebersihan.

Pihaknya mengaku pekerjaan di tahun 2019 tidak ada yang molor. Semua terlaksana. Namun ada satu pekerjaan yang terhenti dan tidak selesai yakni revitalisasi saluran air hujan Jalan Soepomo dan Babaran. Dia menyampaikan terhentinya pekerjaan itu penyebabnya bukan dari pemkot tapi karena rekanan tersangkut kasus hukum dugaan suap oleh KPK. (Tri)

Read previous post:
17 Titik Bantaran Sungai di Yogya Rawan Longsor

UMBULHARJO (HARIAN MERAPI) - Pemerintah Kota Yogyakarta telah memetakan titik-titik potensi longsor yang rawan terjadi di bantaran sungai. Untuk mengantisipasinya

Close