I Gede Sukadana Akui Pembicaraan dengan PSS

SLEMAN (HARIAN MERAPI) – PSS Sleman kemungkinan besar bakal mendapatkan tanda tangan gelandang Kalteng Putra, I Gede Sukadana untuk musim depan. Playmaker asal Bali ini diproyeksikan menggantikan peran Dave Mustaine yang hengkang ke Arema Malang. Pemain berusia 32 tahun itu mengaku sudah sampai tahap negosiasi dengan manajemen Laskar Sembada.

Dirinya enggan membeberkan sejauh mana negosiasi yang sudah berlangsung namun memastikan memprioritaskan PSS sebagai klub berikutnya. “Sudah melakukan pembicaraan dengan manajemen dan kemungkinan besar ke sana (PSS), hampir pasti. Mungkin kelanjutannya tanyakan manajemen saja,” kata I Gede Sukadana saat dihubungi melalui pesan pendek kepada Harian Merapi, Selasa (14/1) sore.

I Gede Sukadana sebenarnya sudah diinginkan manajemen sejak lama karena masuk dalam rekomendasi Seto Nurdiyantoro di awal musim 2019. Namun saat itu dia memilih bergabung dengan Kalteng Putra ketimbang PSS. Pemain yang mengawali karier di Perseden Denpasar itu mengatakan manajemen PSS punya tawaran yang cukup menarik untuk kariernya. Selain karena bertahan di Liga 1, PSS punya suporter luar biasa yang kerap menaikkan motivasi dalam pertandingan. “Doakan saja segera,” sambung I Gede Sukadana.

Sementara itu manajemen masih belum mau buka suara tentang pemain yang pernah merumput di Bali United itu meski I Gede Sukadana sudah blak-blakan memberi informasi. Hingga petang kemarin, Manajer PSS, M Eksan maupun CEO PT Putra Sleman Sembada (PSS) Fatih Chabanto tidak mau memberi komentar tentang calon pemain anyar kedua Laskar Sembada musim depan itu.

Begitu juga dengan status Seto Nurdiyantoro yang diisukan telah sepakat kembali melatih PSS musim depan. Tidak adanya keterangan dari manajemen maupun CEO PT PSS itu menimbulkan isu tak sedap bahwa mereka tidak hanya lamban dalam membangun tim namun juga terhadap isu-isu yang berkembang.

Malah Komisaris PT PSS, Soekeno yang terus membentengi manajemen. Ia minta masyarakat bersabar terhadap kinerja manajemen. Soekeno membantah manajemen lamban dalam membangun tim karena harus mengurus kontrak definitif dengan pelatih terlebih dulu. Meski mau buka suara, Soekeno juga belum bisa bicara soal status Seto. “Manajemen mungkin menunggu pelatih definitif dulu baru bisa bicara soal pemain atau target lainnya. Kalau sudah resmi, ada pelatih definitif, saya yakin tim akan cepat terbentuk,” kata Soekeno yang hingga saat ini masih belum menemukan pembeli saham yang tepat untuk PSS. (Des)

Read previous post:
PAK GURU DITANGKAP POLISI-Cabuli 8 Siswi SMP karena Gemes

WONOSARI (MERAPI)- Satreskirim Polres Gunungkidul menangkap dan langsung menahan EP (30), oknum guru sekaligis pembina Pramuka SMPN Gedangsari karena telah

Close