DIKABARKAN CAPAI KESEPAKATAN – Seto: Saya Dilarang Komentar

SLEMAN (HARIAN MERAPI) – Manajemen PSS Sleman dan Seto Nurdiyantoro kembali bertemu untuk membahas nilai kontrak Senin (13/1) sore hingga petang kemarin. Manajemen dan Seto dikabarkan sudah menemukan kata sepakat. Artinya Seto akan kembali melatih Laskar Sembada dalam kompetisi musim depan yang rencananya mulai bergulir Maret mendatang.

Namun Seto sendiri tidak bisa memberi keterangan soal hasil pertemuan karena dilarang memberi komentar oleh manajemen. “Saya dilarang komentar oleh manajemen. Jadi silakan tanya langsung ke mereka saja,” kata Seto kepada Harian Merapi, Senin (13/1) petang.

Jawaban Seto itu menambah yakin bahwa keduanya telah mencapai kesepakatan. Apalagi Seto bersedia menuruti kata manajemen agar tidak memberikan komentar.

Sementara itu manajemen sendiri diam seribu bahasa ketika dikonfirmasi soal kesepakatan dalam pertemuan sore kemarin. Namun sebelum pertemuan, Seto sempat membeberkan bahwa nilai kontrak jadi salah satu persoalan yang mereka bahas dalam pertemuan. Seto minta nilai kontrak baru alias kenaikan gaji pada manajemen.

Permintaan itu cukup wajar setelah melihat bagaimana kinerjanya selama melatih PSS. Skuad berisi pemain dari Liga 2 mampu bersaing dengan pemain dari klub-klub besar lalu tim sukses mengakhiri liga di papan tengah. Para pemain PSS pun dilirik banyak klub besar setelah menunjukkan performa bagus di bawah Seto.

“Pertemuan sebelumnya membahas soal nominal. Saya ajukan nilai yang tidak terlalu tinggi yang kemarin masih terlalu kecil untuk ukuran pelatih dan saya memahami kondisi. Masih wajar angkanya, dan menurut saya seharusnya bisa dipenuhi PSS,” terang Seto sebelum pertemuan sore kemarin.

Selain itu permintaan kenaikan gaji sangat wajar karena tugas Seto musim depan sangat berat. Ia harus meramu tim yang bakal diisi banyak muka baru dalam waktu singkat.

Hanya 14 pemain wajah lama di mana sebagian besar diisi pemain cadangan yang bertahan. Sementara banyak pemain andalannya musim lalu yang hengkang seperti Ikhwan Ciptady (Persikabo), Samuel Christianson, Brian Fereirra, Haris Tuharea (Madura United), Sidik Saimima (Bali United), Ricky Kambuaya (Persebaya), Dave Mustaine dan Kusheyda Hari Yudo (Arema). Apalagi manajemen menargetkan lusa sudah latihan perdana. (Des)

Read previous post:
PERJALANAN PENDEK PERLAWANAN KARAENG GALESONG (6) – Sultan Mataram Memerintahkan Adipati Martalaya Mengatasi Geger di Demung

Suara jeritan bersautan terdengar di segala penjuru lantaran banyak perempuan muda dan gadis-gadis dengan pakaian yang sudah menjadi awut-awutan diseret

Close