Sepatu Dicuri di Masjid, Farid Maafkan Pelaku

DANUREJAN (MERAPI)- Aksi pencurian kembali terjadi di kompleks masjid DPRD Provinsi DIY di kawasan Malioboro, Yogya, Senin (13/1). Beruntung aksi yang dilakukan BK (20) warga Indramayu ini berhasil digagalkan petugas keamanann. Dia terekam kamera CCTV mengambil sepatu milik pengunjung masjid.
Sebelumnya, peristiwa serupa terjadi pada 25 Desember 2019 lalu, di mana aksi pencurian ponsel di masjid DPRD DIY juga terekam CCTV. Aksi itu juga berhasil digagalkan oleh petugas keamanan setempat.
Joko Riyanto selaku satpam setempat mengatakan, pencurian tersebut terjadi sekitar pukul 09.55 WIB. Awalnya korban Farid (17) sedang berada di dalam kompleks masjid. Setelah dua jam korban beristirahat sambil membaca buku selesai, dia bermaksud pergi.
“Setelah selesai istirahat, korban berniat akan melanjutkan agendanya bertemu temannya yang tinggal di Yogyakarta,” katanya.

Namun nahas, tiba-tiba korban terkejut setelah mendapati sepatu yang dia letakan di teras utara masjid sudah tidak ada di tempatnya. Korban sempat mencari di area sekitar, tapi juga tidak menjumpai sepatu tersebut.
“Korban cek tempat sepatu ternyata hilang. Korban sudah berusaha mencari tapi tidak ditemukan,” tandasnya.
Akhirnya, korban melapor ke satpam masjid yang berjaga dan langsung melakukan pengecekan rekaman kamera CCTV yang terpasang di area sekitar. Saat dilihat, terlihat seorang pemuda mengambil sepatu milik korban.
Selanjutnya satpam melakukan pengejaran. Beruntung pelaku segera diamankan karena masih berada tak jauh dari lokasi kejadian. Pelaku dan barang curian kemudian dibawa ke ruangannya untuk diperiksa.
Saat dilakukan penggeledahan, satpam berhasil menemukan barang bukti satu pasang sepatu berwarna hitam milik korban yang dilaporkan hilang. “Saat dicek ternyata sepatu korban ada di dalam tas pelaku,” katanya.
Pelaku yang awalnya mengelak, akhirnya tak berkutik saat petugas menunjukkan barang bukti. Satpam kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polsek Danurejan.

Polisi yang menerima laporan segera menuju lokasi kejadian dan membawa pelaku ke Mapolsek Danurejan guna proses hukum lebih lanjut. Sementara itu, korban Farid akan memaafkan perbuatan yang dilakukan pelaku.
“Yang penting sepatunya saya sudah ketemu. Ini ikut proses hukum dulu,” kata Farid.(Shn)

Read previous post:
Awas, Alih Fungsi Lahan Masuk Ranah Pidana

JAKARTA (HARAN MERAPI) - Sebanyak 60.000 hektare lahan pertanian menyusut setiap tahunnya. Penyusutan ini disebabkan karena alih fungsi lahan ke

Close