Ketagihan Main Judi, Oknum Perangkat Desa Ditangkap

WONOSARI (MERAPI)- Polres Gunungkidul menggrebek arena judi di Desa Natah, Nglipar, Gunungkidul, Kamis (9/1) dinihari. Empat orang berhasil diamankan, salah satunya oknum perangkat desa. Mereka sudah sering diingatkan warga agar tak berjudi, namun tetap nekat menggelar judi karena sudah ketagihan.
Keempat tersangka yang diringkus petugas yakni Mar (40) Oknum Perangkat Desa Beji, Kecamatan Ngawen, Ag (38) pemilik rumah, Pa (56) warga Desa Natah, Nglipar dan satu orang lainnya yang diketahui merupakan seorang pedagang tahu warga Kecamatan Nglipar. “Keempat tersangka sudah kami amankan dan kini menjalani proses hukum,” kata Kasubag Humas Polres Gunungkidul Iptu Eny kepada wartawan kemarin.

Informasi yang berhasil dihimpun di lokasi kejadian, penggerebekan oleh aparat penegak hukum tersebut dilakukan pada tengah malam berawal dari laporan masyarakat. Warga mengaku resah karena di rumah tersangka Ag itu sering dipakai untuk arena judi. Berdasarkan informasi tersebut, polisi melakukan penyelidikan dengan mengintai arema judi itu.
Setelah diketahui keempat tersangka melakukan perjudian di rumah itu, mereka langsung digrebek polisi. Dari keterangan warga, aksi perjudian yang dilakukan keempat tersangka itu bukan kali pertama. Warga bahkan sudah sering memperingatkan para tersangka untuk menghentikan aktivitasnya, namun tidak pernah digubris. Sementara dari informasi warga, rumah tersebut memang telah lama menjadi target kepolisian.

Terkait dengan salah satu tersangka oknum perangkat desa yang dibekuk, Kepala Desa Beji, Sri Idhayanti membenarkan adanya penggrebekan judi di Desa Natah yang melibatkan salah seorang perangkat di desanya. Namun dirinya tidak berkomentar banyak atas penangkapan tersebut dan semua sudah ditangani polisi. Pemerintah Desa Beji sendiri saat ini juga tengah mengumpulkan informasi berkaitan dengan penangkapan tersebut. “Pasalnya ada sejumlah pekerjaan desa yang ditanggung oleh Mar, yang hingga saat ini justru ditahan kepolisian,”pungkasnya.(Pur)

Read previous post:
Memergoki Aib Bos

DENGAN hati-hati, Kirno pun memanjat kursi untuk melihat apa sebenarnya yang terjadi di dalam ruangan pak direktur. Posisi kaca yang

Close