Pengembangan Taman Pintar II Terkendala Pembebasan Lahan 400 Meter

UMBULHARJO (HARIAN MERAPI) – Meskipun Embung Giwangan selesai dibangun, tapi untuk pengembangan menjadi Taman Pintar Aquatic masih terkendala secara lahan. Pasalnya masih ada sebagian lahan di selatan embung yang belum dibebaskan. Pemkot Yogyakarta mengupayakan pembebasan lahan tersebut pada tahun 2020.

Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Kota Yogyakarta Hari Setya Wacana mengatakan, lahan di selatan embung yang masih dimiliki warga itu memiliki luas sekitar 400 meter persegi. Sesuai perencanaan untuk mendukung pengembangan Embung Giwangan menjadi bagian Taman Pintar Aquatic, maka lahan tersebut harus dibebaskan.

“Fokus di pembebasan lahan di selatan embung dulu. Kami akan lakukan pendekatan ke pemilik tanah. Kami akan koordinasi dengan wilayah,” kata Hari, Rabu (25/12).

Dia menyampaikan keberadaan lahan tersebut cukup strategis di tepi Jalan Tegalturi, sehingga mendukung kelancaran keberadaan pengembangan Taman Pintar Aquatic. Oleh sebab itu pembebasan lahan itu akan diupayakan pada tahun 2020 rencananya menggunakan APBD Perubahan. Namun pihaknya belum dapat memastikan anggaran yang disiapkan.

“Pembebasan lahan rencana di APBD Perubahan 2020. Tapi alokasi anggarannya belum. Penentuan harga pengadaan lahan oleh pemerintah harus melalui appraisal,” tambahnya.

Selain itu Pemkot Yogyakarta juga berencana melakukan pembebasan lahan di sebagian Jalan Tegalturi. Dia menyatakan pembebasan lahan di Jalan Tegalturi itu untuk kebutuhan pelebaran jalan untuk mendukung lalu lintas saat Taman Pintar II dioperasionalkan. Hal itu bagian dari zona pengembangan selatan Yogya. Namun waktu pembebasan lahan dan pelebaran Jalan Tegalturi belum dipastikan.

“Untuk akses menuju ke embung ini perlu pelebaran jalan. Dari Jalan Tegalturi sampai simpang empat RS Jogja lalu sampai Jalan Tri Tunggal. Jadi untuk mendukung sirkulasi lalu lintas bus besar memutar jalan,” jelas Hari.

Sementara itu Pelaksana Tugas Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Yogyakarta Agus Tri Haryono menuturkan, rencananya juga ada pelebaran jalan di Jalan Pramuka. Pelebaran jalan tersebut juga untuk mendukung lalu lintas bus besar ke Embung Giwangan dari sisi utara. Mengingat dimungkinkan adanya penerapan tiket terusan dari Taman Pintar di Jalan Senopati ke Taman Pintar Aquatic.

“Jalan Pramuka dilebarkan dengan cara menutup saluran air di sisi timur. Itu ditutup bisa jadi pedestrian atau jalan seperti di Jalan Batikan yang berada di atas sungai,” papar Agus. (Tri)

Read previous post:
ilustrasi
Gentayangan di Masjid, Pencuri terekam CCTV

DANUREJAN (MERAPI)- Seorang pemuda berinisial KY (19) asal Sumatera Selatan nekat mencuri handphone milik jamaah di kompleks masjid DPRD DIY

Close