Sambut Wisatawan, Dinas Pariwisata DIY Siapkan Posko

DINAS Pariwisata (Dinpar) DIY menyiapkan empat posko yang tersebar di Bandara Adisucipto Yogyakarta, Yogyakarta International Airport (YIA), Stasiun Tugu Yogyakarta dan Tourism Information Center (TIC) pada liburan akhir tahun 2019 (libur Natal/ tahun baru).

Menurut Kepala Dinpar DIY, Singgih Raharjo, posko-posko tersebut antara lain bertujuan membantu wisatawan dalam mencari informasi seputar destinasi wisata di DIY dan akan buka dari pukul 08.00 sampai 22.00 setiap harinya. Selain itu sebagai wadah pengaduan masyarakat yang akan disalurkan ke pihak yang terkait dan berwenang seperti Dinas Perhubungan maupun Satpol PP.

“Terkait dengan isu terkait aji mumpung yang memanfaatkan momen untuk menaikkan harga, kami menghimbau semua yang terkait destinasi wisata untuk tetap pada harga yang sudah berlaku. Kalau parkir di dalam destinasi sudah fix, nah yang di luar itu kadang aji mumpung perlu diawasi,” tegasnya, Senin (23/12).

Ditambahkan, hal ini dapat diantisipasi dari informasi masyarakat yang biasanya menggugah hal tersebut di media sosial yang kemudian bisa ditindak lanjuti oleh pihaknya. Sedangkan target kunjungan wisatawan libur Natal dan tahun baru sendiri tidak ada, namun secara keseluruhan, namun sudah ada sekitar 6,4 juta wisatawan yang masuk ke DIY sepanjang 2019 ini serta akan ditingkatkan pada 2020 mendatang.

“Pada 2020 wisatawan mancanegara akan ditingkatkan karena bandara YIA sudah beroperasi penuh dan diharapkan ada direct flight dari negara tetangga dan beberapa negara Eropa,” imbuhnya.

Singgih juga mengungkapkan pihaknya sudah sangat siap untuk memberikan layanan prima dan sudah menghimbau destinasi untuk memberikan pelayanan prima, sehingga minimalisir adanya keluhan dan komplain wisatawan.

“Yang jelas hari ini sudah terasa atmosfernya, beberapa titik sudah mulai macet dan Dinhub sudah merekayasa lalu lintas agar tidak menumpuk di satu titik saja,” tandasnya. (C-4).

Read previous post:
Sasar Pasar Ekspor, Kementan Siap Sempurnakan Progam Serasi

BANYUASIN (HARIAN MERAPI) - Kementerian Pertanian (Kementan) saat ini tidak hanya menyasar swasembada pangan, tapi juga mulai menyasar menembus pasar ekspor

Close