IRJEN AHMAD DOFIRI DILEPAS TANGISAN RATUSAN ANGGOTA-Solidnya Hubungan TNI-Polri di Yogya Jadi Momen Paling Berkesan

DEPOK (MERAPI)- Suasana haru mewarnai tradisi pedang pora dan pelepasan Kapoda DIY Irjen Pol Ahmad Dofiri. Isak tangis para perwira Polda DIY mengiringi perjalanan Irjen Ahmad Dofiri yang berpamitan.
Pelemparan bunga dan pedang pora mengantarkan kepergian Irjen Dofiri yang akan menjabat sebagai Aslog Kapolri. Banyak personel meneteskan air mata saat acara pisah sambut di halaman Polda DIY, Kamis (19/12).
Seperti raut wajah sejumlah polisi wanita (polwan) saat mengikuti pelepasan itu. Selain itu, sejumlah perwira baik yang bertugas di Polda, Mapolres maupun Polsek juga menunjukkan kesedihan yang mendalam.
Dalam pelepasan Irjen Dofiri sendiri, ratusan anggota memadati halaman Mapolda DIY. Mereka secara bergiliran berjabat tangan kepada pria yang dikenal baik, ramah, dan tegas dalam memimpin Polda DIY tersebut.

Mereka mengiringi sejak keluar Mapolda untuk menuju kereta kencana tanpa kuda atau delman, sebagai pengganti kuda, kereta itu ditarik oleh tenaga manusia. Saat menuju kereta, Irjen Dofiri diangkat dari personil brimob.
Sebelum meninggalkan Polda DIY, Irjen Pol Ahmad Dofiri kepada wartawan mengaku banyak kesan selama bertugas di Yogyakarta. Salah satunya keramahan masyarakat Yogya yang bisa ikut serta menjaga suasana kondusif.
“Selama tiga tahun kami bertugas di sini, tentunya banyak kesan mendalam. Apalagi sebelumnya saya pernah menjabat Kapoltabes dan Wakapolda Yogya,” beber Irjen Pol Ahmad Dofiri.

Namun demikian, waktu tiga tahun baginya seperti tak terasa. Karena selama berdinas di Yogya selalu didukung dengan Gubernur yang sangat bijak, baik dan egaliter, sehingga meskipun sosok raja tapi selalu berbaur bersama.
“Bagi kami beliau sosok yang sangat baik, kita sering guyon bareng, memberikan masukan, bekerjasama dengan baik dan menyenangkan,” ungkap Irjen Dofiri.
Menurutnya, yang paling berkesan selama bertugas di Yogya adalah hubungan dengan jajaran TNI, karena selama tiga tahun kepemimpinanya tidak pernah ada gesekan.
“Selama tiga tahun kita tidak dipusingkan misalnya ‘maaf’ kerap ada gesekan anggota, di Yogya luar biasa. Padahal empat matra itu ada di situ, darat, laut, udara dan polisi, lengkap. Tapi kita selalu solid,” kata Irjen Dofiri.

Munurut Irjen Dofiri selama tiga tahun menjabat selalu dimudahkan menghadapi persoalan dengan dinamika yang tinggi. Tapi permasalahan itu dapat diselesaikan dengan baik, semua karena ada dukungan dari semua pihak.
“Saya selaku Kapolda tidak bisa menghendel semua masalah-masalah khamtibmas yang sangat dinamis di Yogya. Untuk itu saya berterima kasih dengan pak Gubernur, Forkopimda, instansi terkait, tokoh masyarakat, dan komunitas di masyarakat. Jadi menyenangkan sekali,” tandasnya.

Ia mengaku Yogyakarta merupakan guru terbaik, karena Yogyakarta miniatur Indonesia, kota toleran.
“Saya sangat terharu, karena saya meninggalkan tempat tugas yang paling berkesan dibanding tempat lain. Karena saya banyak menghabiskan waktu bertugas di Yogya,” pungkasnya.
Kapolda DIY yang baru Irjen Pol Asep Suhendar
berjanji akan semaksimal mungkin melanjutkan dan memajukan Polda DIY. Langkah pertama yang akan dilakukan yakni mempelajari situasi khamtibmas di Yogya dari berbagai aspek.
“Saya banyak belajar dari Pak Dofiri, tentunya saya akan melanjutkan kebijakan-kebijakan beliau, dan berusaha meningkatkan apa yang sudah ditorehkan beliau,” katanya.

Sementara itu Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto mengungkapkan, Irjen Dofiri merupakan pemimpin yang luar biasa. Bahkan dirinya tidak bisa mengungkapkannya dengan kata-kata sosok Irjen Pol Ahmad Dofiri.
“Pak Dofiri sangat dekat dengan anggota, beliau membaur tanpa memandang siapa dan jabatannya. Semoga karir dan pekerjaan di tempat yang baru bisa memberikan prestasi lagi,” ucap Yuliyanto.(Shn)

Read previous post:
MERAPI-ZAINURI ARIFIN Prajurit Korem Pamungkas menggelar doa bersama
PERINGATI HARI JUANG TNI AD Korem Pamungkas Gelar Doa Bersama

DALAM rangka memperingati Hari Juang TNI AD ke-74 tahun 2019 yang jatuh pada tanggal 15 Desember, Korem 072/Pamungkas menggelar kegiatan

Close