Kelabui Lansia, Penipu Gondhol Emas

WONOSARI (MERAPI)- Penipu gentayangan di Wonosari dan mengincar lansia yang berstatus pensiunan PNS. Korban terakhir menimpa Ny Sinem Hadi Sukamto (85) warga Desa Baleharjo, Kecamatan Wonosari, Gunungkidul. Dia kehilangan perhiasan senilai Rp 30 juta setelah ditipu dua pelaku yang bertamu ke rumahnya, Senin (16/12) kemarin.
Akibat kejadian ini, korban menderita kerugian terdiri kalung 30 gram, gelang 20 gram, 2 anting berlian, 2 cincin masing-masing 7 gram dan uang tunai Rp.750.000. “Laporan sudah diterima Polsek Wonosari dan sudah dilakukan pengejaran pelaku,” kata Babinkamtibmas Polsek Wonosari, Brigadir Aris.

Dikatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Senin (16/12) siang sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu korban kedatangan dua orang tamu yang mengaku petugas PT Taspen Yogyakarta. Kedua pelaku kemudian mengatakan bermaksud mengganti Kartu Induk Pensiun (Karip) milik korban. Sebagai biaya pergantian, pelaku meminta korban menyerahkan uang sebesar Rp 1 juta. Korban tak curiga. Namun dia mengatakan hanya punya uang Rp 750 ribu. Pelaku pun menyetujuinya. Korban lantas diminta cuci tangan sebagai syarat perekaman sidik jari untuk diterapkan di aplikasi pensiunan berbasis online. Dia lantas ke belakang untuk cuci tangan.

Sementara tas milik korban ditaruh di ruang tamu. Tas itu berisi perhiasan dan uang tunai.
Begitu korban masuk untuk cuci tangan, kedua pelaku beraksi. Mereka menggondhol tas berisi perhiasan dan uang tunai senilai Rp 30 juta itu. Tak lama berselang, korban kembali ke ruang tamu. “Saat korban ke ruang tamu, kedua pelaku sudah kabur,” ujar Brigadir Aris. Saat itulah korban menyadari jika dia ditipu. Sebab, tas berisi perhiasan diketahui sudah raib.
Korban bersama saksi Cipto (65) warga Desa Baleharjo selanjutnya melaporkan kejadian ini ke Polsek Wonosari, Gunungkidul. Kejadian ini sudah ditangani Satreskrim Polres Gunungkidul. (Pur)

Read previous post:
GEGER PASAR GODEAN 1948 (9) – Darah Segar Berceceran di Mana-mana

Setelah mendapat kiriman dari udara, pasukan Belanda kembali bersemangat, bangkit dan menyerang lagi dengan tembakan-tembakan senapannya. Disusul suara senapan lain

Close