POLISI KEJAR PELAKU-Korban Tabrak Lari Tewas Disruduk Motor

MLATI (MERAPI)- Seorang pengendara motor yang belum diketahui identitasnya tewas setelah terlibat kecelakaan di Jalan Monjali Mlati, Sleman, Jumat (13/12) pukul 06.30 WIB. Dia ditabrak motor dari belakang kemudian tersungkur di jalan. Pelaku yang menabrak korban kabur usai kejadian itu.
Korban yang belum diketahui identitasnya ini meninggal setelah mendapat perawatan di RS Sardjito.
Kasat Lantas Polres Sleman AKP Mega Tetuko saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia mengaku masih melakukan penyelidikan terkait insiden yang membuat korban mengalami luka parah dan meninggal ini.

“Korban meninggal dunia akibat luka parah. Untuk kasusnya masih kita lakukan pendalaman. Kendala yang dihadapi petugas di lapangan sendiri karena saksi yang minim,” katanya.
Dikatakan Mega, sebelumnya terlibat kecelakaan, sepeda motor korban Honda Blade AB 2831 RQ dan sepeda motor yang tidak diketahui Identitasnya melaju dari selatan ke utara di Jalan Monjali. Keduanya melaju dengan kecepatan sedang.
Saat sebelum kejadian, sepeda motor korban berada di depan. Sebelum sampai lokasi kejadian, motor yang belum diketahui identitasnya itu tiba-tiba membentur motor yang dikendarai korban, kemudian kedua kendaraan terjatuh.

“Kerasnya benturan membuat korban mengalami luka parah pada bagian kaki kanan patah, sobek selangkangan paha kanan. Korban meninggal di rumah sakit,” jelasnya.
Menurut Mega, identitas kendaraan yang terlibat kecelakaan dengan korban masih dalam pencarian. Ia menduga kecelakaan disebabkan kendaraan yang kabur tidak fokus dan menyerempet korban hingga terjatuh.
“Sampai dengan sekarang belum diketahui secara pasti pemilik kendaraan yang kabur tersebut, masih kita kejar. Mudah-mudahan bisa segera terungkap,” ujarnya.

Kapolres Sleman AKBP Rizky Ferdiansyah menghimbau pada masyarakat untuk berhari-hati dalam berkendara. Pasalnya, salah satu faktor penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas adalah cuaca.
“Yang pertama harus dipahami salah satu penyebabnya adalah cuaca, selain human error atau alasan teknis kendaraan,” imbaunya.
AKBP Rizky pun meminta para pengguna jalan harus berhati-hati mengendarai kendaraannya, terutama ketika hujan turun. “Oleh sebab itu harus hati-hati lagi dalam mengendarai terutama pada saat hujan,” imbaunya. (Shn)

Read previous post:
HADAPI PILKADA 2020: PAN Sleman Munculkan 6 Nama Kader Internal

SLEMAN (MERAPI) - Menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 Kabupaten Sleman, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) telah

Close