Dijamu Persela Sore Ini, PSS Tanpa Beban

LAMONGAN (HARIAN MERAPI) – PSS Sleman melangkah ke Stadion Surajaya Lamongan, Rabu (11/12) sore dengan ringan. Tak ada beban di pundak Bagus Nirwanto dan kawan-kawan saat meladeni tuan rumah Persela Lamongan. Hasil pertandingan tidak akan memengaruhi Laskar Sembada lantaran sudah memastikan kembali berlaga di kasta tertinggi liga Indonesia itu.

Sebaliknya, beban berat ada di pundak tuan rumah karena wajib memenangkan pertandingan agar menjauhkan diri dari zona merah.

“Memang sudah tidak ada beban lagi tapi kami tidak akan mengurangi intensitas di atas lapangan. Saya instruksikan pemain tetap serius dan fokus menghadapi mereka meski hasilnya tidak ada pengaruhnya bagi kami,” kata Seto Nurdiyantoro, pelatih kepala PSS, Selasa (10/12) siang kepada Harian Merapi.
Bertanding tanpa beban memang punya keuntungan. Keuntungannya, para pemain khususnya penggawa muda PSS bisa mengeluarkan seluruh kemampuan di atas lapangan. Namun di sisi lain bisa jadi bumerang andai tim tidak waspada. Apalagi tuan rumah masih berada di jalur kemenangan. Persela membukukan empat kemenangan beruntun, lawan Borneo FC, Badak Lampung, Persib Bandung, dan PSM Makassar, dua di antaranya diraih di kandang lawan. Empat kemenangan beruntun itu belum membawa Persela ke zona nyaman karena hanya terpaut empat angka dari PS Badak Lampung di peringkat 16 klasemen sementara.

Sedangkan PSS yang kini duduk di peringkat enam hanya meraih satu kali kemenangan dalam lima pertandingan. Namun, satu-satunya kemenangan dari Badak Lampung dengan 5-1 itu memastikan status PSS bertahan di Liga 1 sekaligus meningkatkan mental para pemain. Daya tarung pemain juga meningkat, terlihat saat meladeni Persib Bandung pekan lalu. Secara tren Persela memang lebih unggul namun satu kemenangan atas Badak Lampung ditambah selalu impresifnya penampilan PSS di kandang lawan, terlebih dengan status aman seperti sekarang menambah kepercayaan diri tim pelatih memenangkan pertandingan.

Kepercayaan diri tim pelatih dan pemain sudah terlihat sejak Senin (9/12) pagi. Mereka berangkat ke Lamongan dengan 20 pemain sembari mematangkan formasi baru menghadapi skuad besutan Nil Maizar tersebut. Amunisi muda PSS seperti Wahyu Sukarta, Arsyad Yusgiantoro, Ocvian Chanigio, dan Samuel Christianson pun masuk dalam rencana menghadapi Persela. “Mereka masuk rencana karena kami mau rotasi lagi. Besok pagi (hari ini) saya akan cek kondisi terakhir mereka,” kata Seto.

Dalam pertandingan, modal beban dan mental saja tidak cukup. Butuh pematangan taktik dan pengalaman pemain untuk membantu memenangkan laga. Tiap lini PSS harus bermain kolektif meredam ambisi Persela mencetak gol cepat untuk menghancurkan tingginya mental. Lini belakang PSS wajib memindai pergerakkan Alex dos Santos Goncalves dalam pertandingan. Ujung tombak Persela itu kembali mencetak gol usai majal dalam 13 pertandingan. Goncalves, melalui laman Instagram Persela menargetkan menambah pundi gol saat bersua PSS.

Tapi dalam laga sore nanti tidak akan mudah baginya menembus pertahanan Laskar Sembada karena kembalinya Purwaka Yudi dan Alfonso de La Cruz. Purwaka Yudi sendiri diistirahatkan saat melawan Persib agar fit menghadapi Persela.

Duel seru tampaknya juga akan terjadi di lini tengah. Kedua tim sama-sama punya gelandang yang sedang naik daun. PSS punya Ocvian dan Wahyu sedangkan Persela punya Kei Hirose dan Rafinha. Ocvian menyumbang satu gol dalam tiga laga bersama Wahyu yang berhasil menggantikan posisi Batata ketika absen. Ketika lawan Persib, Wahyu dan Batata pun kompak ketika main bersama.

Rafinha yang selalu mencetak gol dalam tiga laga terakhir. Kei Hirose disebut Nil Maizar menjadi kunci permainan lini tengah yang mampu menaikkan performa Rafinha saat menyerang. “Meski jadi ajang membuktikan kualitas individu, saya kira para pemain muda kita juga harus tetap kolektif karena dua gelandang Persela cukup baik,” tambah Seto. (Des)

Read previous post:
Bima Perkasa Hadapi Timnas di Jakarta

SLEMAN (HARIAN MERAPI) - Persiapan BPD DIY Bima Perkasa makin serius jelang tip off Indonesia Basketball League (IBL) 10 Januari

Close