Bima Perkasa Hadapi Timnas di Jakarta

Nuke Tri Saputra (kanan) ketika latihan bersama Bima Perkasa. (HARIAN MERAPI-SWADESTA ARIA WASESA)

SLEMAN (HARIAN MERAPI) – Persiapan BPD DIY Bima Perkasa makin serius jelang tip off Indonesia Basketball League (IBL) 10 Januari 2020 mendatang. Rencananya mereka akan melakukan pertandingan uji coba melawan Tim Nasional (Timnas) Indonesia di Jakarta pekan depan. Selain Timnas, skuad besutan Raoul Miguel Hadinoto juga akan menghadapi peserta IBL lainnya seperti Amartha Hangtuah dan Pelita Jaya.

“Tanggal 17 berangkat, mungkin enam sampai tujuh hari di Jakarta, try out lawan Timnas, Pelita Jaya, dan Amartha Hangtuah,” kata pelatih kepala Bima Perkasa yang akrab disapa Eboss ditemui usai latihan di GOR Klebengan, Selasa (10/12) pagi.

Dalam uji coba itu tim pelatih ingin melihat sejauh mana sistem permainan dipahami para pemain. Selain itu Eboss juga mau melihat adaptasi sekaligus kemampuan tiga legiun asing Bima Perkasa, David Seagers, Devin Giliggan, Blake Truman dalam pertandingan ketat. Dari tiga pemain itu hanya David Seagers yang sudah tidak asing dengan skuad Bima Perkasa dan atmosfer basket Indonesia karena pernah bergabung ke Bima musim lalu.

“Saya mau lihat bagaimana adaptasi pemain asing sama skuad kami dan sistem mana yang cocok buat tim bersama mereka,” sambung Eboss.

Adapun dalam latihan kemarin Nuke Tri Saputra dan Alan As’Adi sudah kembali bergabung dengan Frida Aris dan kawan-kawan. Nuke kembali berlatih normal usai mendapat cedera saat perhelatan Piala Presiden. Nuke sendiri sudah bisa melakukan gerakan eksplosif dalam latihannya. Sedangkan Alan baru datang dari Filipina usai bergabung dengan Timnas Basket 3×3. Tim juga kedatangan Kevin Sanjaya, eks guard Satria Muda yang trial di depan tim pelatih. “Alhamdulillah sudah sembuh dari cedera dan bisa latihan normal, siap tempur lagi,” kata Nuke. (Des)

Read previous post:
Ngebet Jadi Driver Ojol, 38 Orang Tertipu

DEPOK(MERAPI)- Polda DIY berhasil membongkar praktik penipuan dengan modus menawarkan jadi driver ojek online. Sebanyak 38 orang yang berniat jadi

Close