KONGRES NASIONAL I KSPN- Penegakan Hukum Kasus Perburuhan Masih Lemah


Presiden KSPN, H Bambang Wirahyoso saat memberi sambutan dalam Kongres Nasional I KSPN di The Rich Hotel Yogyakarta. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)
Presiden KSPN, H Bambang Wirahyoso saat memberi sambutan dalam Kongres Nasional I KSPN di The Rich Hotel Yogyakarta. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

MLATI (MERAPI) – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN), H Bambang Wirahyoso menilai penegakan hukum terhadap kasus atau perkara perburuhan yang terjadi di Indonesia sangat lemah. Hal ini menimbulkan penegakan hukum belum sepenuhnya memberikan keadilan kepada buruh atau pekerja.


“Sekarang ini yang paling penting harus ada perubahan tentang penegakan hukum terhadap kasus buruh. Banyak pelanggaran hukum yang sebetulnya diatur dalam undang-undang tetapi penegakan hukumnya masih lemah,” ujar H Bambang Wirahyoso di sela-sela Kongres Nasional I KSPN di The Rich Hotel Yogyakarta, Senin – Selasa (9-10/12).

Untuk itu bila buruh dihadapkan pada pengadilan tentu akan dirugikan. Selain itu penegakan hukum sampai adanya putusan sulit untuk dilakukan eksekusi. Kalaupun diserahkan kepada pemerintah, maka pengawasan masih lemah sehingga hal ini menjadi dilema bagi kaum buruh.

Hal itu tentu menjadi pekerjaan rumah bagi penegak hukum beserta pemerintah untuk menjalankan aturan hukum dan perundangan-undangan yang berlaku. Bila ada kasus atau perkara yang menyangkut soal buruh harus diselesaikan secara adil tanpa pandang bulu. Dengan begitu keadilan bagi kaum buruh dapat dirasakan.

Selain itu dengan perkembangan teknologi saat ini telah mengubah pola kerja dalam dunia perburuhan. Dengan perubahan era digital membuat banyak perusahaan mengurangi tenaga kerja, salah satunya terjadi karena sistem pemasaran dilakukan secara online sehingga banyak toko kosong atau sepi pembeli.

Kondisi ini tidak dipungkiri ke depan hubungan kerja juga dapat berubah dari formal menjadi informal. Sehingga hal ini jelas tidak menguntungkan bagi buruh yang menyebabkan statusnya menjadi tidak jelas.

“Hasil kongres akan kami sampaikan ke pemerintah sebagai masukan dalam memperjuangkan hak-hak buruh. Kami berharap ada perhatian pemerintah kepada kaum buruh,” tegas H Bambang. (C-5)


Read previous post:
ilustrasi
Berusaha Kelabui Polisi, Pencuri Ngaku Pengidap HIV

BULAKSUMUR (MERAPI)- Ada-ada saja ulah pencuri untuk mengelabui polisi agar tak menangkapnya. Salah satunya seperti yang dilakukan SA (41) asal

Close