Dana Kelurahan 2020 di Kota Yogya Tetap Sama

UMBULHARJO (HARIAN MERAPI) – Kota Yogyakarta akan kembali mendapat dana kelurahan dari dana alokasi umum (DAU) tambahan pemerintah pusat pada tahun 2020. Nilai dana kelurahan yang diterima tahun depan tetap sama seperti tahun 2019.

“Nilai dana kelurahan dari DAU tambahan untuk tahun depan, tetap sama seperti tahun 2019,” kata Asisten Sekretaris Daerah Bidang Perekonomian Pemkot Yogyakarta Kadri Renggono, Minggu (8/12).

Menurut Kadri, dana kelurahan yang akan diterima masih sama sekitar Rp 352 juta/kelurahan. Termasuk dalam pengelolaan dan penggunaan dana kelurahan juga sama dengan dana kelurahan 2019 yakni untuk pembangunan fisik dan pemberdayaan masyarakat

“Penggunaan sesuai proposal yang sudah diajukan kelurahan. Peruntukkanya juga tidak diatur persentasenya fisik atau nonfisik. Disesuaikan kebutuhan tiap kelurahan,” tambahnya.

Sementara untuk total dana yang disalurkan ke kelurahan dari APBD diupayakan memenuhi aturan sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 130 Tahun 2018 tentang kegiatan pembangunan sarana dan prasarana kelurahan dan pemberdayaan masyarakat di kelurahan.

Mengacu aturan itu pemerintah kabupaten/kota mengalokasikan anggaran dalam APBD untuk pembangunan sarana dan prasarana kelurahan dan pemberdayaan masyarakat kelurahan. Alokasi anggaran paling sedikit 5 persen dari APBD setelah dikurangi dana alokasi khusus dan ditambah dengan DAU Tambahan yang diterima.

“Upayanya bisa dengan menambah alokasi anggaran atau mengalihkan program anggaran di tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang sasarannya di kelurahan. Tapi mungkin ditotal masih belum tepat lima persen,” jelas Kadri.

Namun dia menyatakan total dana kelurahan yang nantinya dikelola tiap kelurahan tidak akan sama karena disesuaikan dengan hasil musrenbang serta kebutuhan dan program kegiatan di kelurahan.

Secara terpisah Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Yogyakarta Wasesa memastikan total dana yang dikelola kelurahan pada 2020 akan mengalami kenaikan. Total dana kelurahan dari DAU tambahan maupun dari APBD.

“Kepastian jumlah total dana kelurahan masih menunggu hasil evaluasi APBD 2020 oleh Gubernur DIY,” imbuhnya.

Terkait penggunaan dana kelurahan dari DAU tambahan di tahun 2019, dia mengaku semua kelurahan bisa melaksanakannya. Misalnya dalam pengadaan dan pembangunan fisik ada dukungan dari Unit Layanan Pengadaan dan Bagian Pengendalian Pembangunan. Namun diakuinya realisai tidak bisa mencapai 100 persen penuh. (Tri)

Read previous post:
Edukasi Seluk Beluk Kaktus Lewat Pameran

PENGGEMAR maupun kolektor tanaman kaktus dan sukulen kian bertambah dari waktu ke waktu. Beberapa komunitas penggemar tanaman ini pun banyak

Close