Tiba-tiba Jalan Sendiri, Pikup Nyemplung Sungai

UMBULHARJO(MERAPI)- Sebuah mobil Pikup AB-8552-IS tiba-tiba berjalan sendiri dan nyemplung aliran Sungai Gajah Wong di Jalan Sidobali Muja-muju Umbulharjo Yogya, Jumat (6/12) pukul 02.45 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut lantaran sopir tengah buang air kecil. Diduga, kejadian itu dipicu lantaran rem tangan pikup tak pakem saat mobil diparkir di jalan menurun.
Meski tidak ada korban jiwa, namun kondisi mobil mengalami kerusakan yang cukup parah di bagian bodi depan. Evakuasi berlangsung cukup lama karena sulitnya medan untuk mengangkat kendaraan.
Kapolsek Umbulharjo Kompol Alaal Prasetyo saat dikonfirmasi kemarin membenarkan kejadian itu.

Dia menyebut, peristiwa tersebut bermula saat korban Sumanto (60) warga Muja muju, Umbulharjo memarkir kendarannya di samping jembatan Kebun Binatang Gembira Loka.
Setelah memastikan kendaraan terparkir dengan aman, korban lantas keluar dari mobil untuk buang air kecil. Namun naas, tak lama kemudian, mobil justru berjalan mundur dan langsung masuk ke Sungai Gajah Wong.
Melihat kendaraannya berjalan mundur, korban berusaha menahan dengan tangan. Namun upaya tersebut sia-sia karena mobil dengan cepat terjun ke sungai. Pasalnya, satu sisi jalan lokasi parkir mobil kondisinya menurun.

“Diduga penyebab mobil itu berjalan sendiri karena handrem tidak pakem. Mengingat kondisi mobil sudah tua,” ujar Alaal.
Beruntung di dalam mobil kosong sehingga tidak ada korban. Dalam mobil hanya berisi surat-surat kendaraan saja, sedangkan mobil mengalami rusak yaitu kaca depan pecah pecah, atap dan pintu kanan mobil ringsek.
Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke Polsek Umbulharjo sekitar pukul 06.30. Setelah menerima laporan, petugas Polsek Umbulharjo mendatangi lokasi kejadian. Proses evakuasi mulai dilakukan sekitar pukul 09.30 WIB dengan cara ditarik menggunakan mobil derek. Namun upaya itu belum berhasil karena kondisi medan yang sulit.

Kemudian dilanjutkan menggunakan alat berat milik perkerja proyek sungai untuk menarik mobil.”Proses evakuasi membutuhkan waktu yang cukup lama. Soalnya tebing sungai ini tingginya sekitar 7 sehingga untuk evakuasi tidaklah mudah,” pungkasnya. (Shn)

Read previous post:
ilustrasi
2 OKNUM PENGAWAL TERANCAM SANKSI-Sipir Ajak Napi Wanita Ngamar

WONOSARI (MERAPI)-Sudah dua bulan, seorang wanita berstatus tahanan Kejaksaan Negeri Wonosari, Gunungkidul, DRS (26) kabur dan hingga kini belum ditemukan.

Close