Program Pamsimas Sleman Meningkat 150 Persen

MERAPI-HUMAS SLEMAN  Sri Purnomo meresmikan program Pamsimas 2019 di Kecamatan Seyegan.
MERAPI-HUMAS SLEMAN
Sri Purnomo meresmikan program Pamsimas 2019 di Kecamatan Seyegan.

SEYEGAN (MERAPI) – Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan, program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas) di wilayahnya pada 2019 meningkat hingga 150 persen. “Pada 2019, Program Pamsimas diselenggarakan di 25 desa di 11 kecamatan. Pada 2017 lima desa sasaran di Kecamatan Prambanan. Program ini terus meningkat menjadi 10 desa sasaran pada 2018,” kata Sri Purnomo pada peresmian Program Pamsimas di Kecamatan Seyegan, Senin (2/12).

Menurut dia, 11 kecamatan yang menjadi sasaran pada 2019 meliputi Kecamatan Ngemplak, Turi, Ngaglik, Pakem, Berbah, Kalasan, Sleman, Seyegan, Cangkringan, Moyudan dan Tempel. “Jumlah ini meningkat 150 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” katanya dilansir Antara.

Pembangunan Pamsimas ini memanfaatkan sejumlah sumber dana yakni APBN sebesar Rp4,9 miliar, dana APBD Sleman sebesar Rp 1,75 miliar dan dana dari APB Desa sebesar Rp 950 juta. “Di samping itu program Pamsimas juga dibiayai dana dari kelompok masyarakat berupa dana Incash sebesar Rp 380 juta dan dana In-Kind sebesar Rp 1,4 juta. Keseluruhan dana yang dimanfaatkan dalam program Pamsimas adalah Rp 9,4 miliar,” katanya.

Pembangunan Pamsimas diperuntukkan membangun jaringan air bersih di 25 desa yang dimanfaatkan oleh 6.261 KK artau 27.750 jiwa. “Di samping itu Pamsimas juga dimanfaatkan untuk membangun sarana cuci tangan di 132 sekolah dasar serta 138 Taman Kanak-Kanak,” katanya.

Sri Purnomo menambahkan, pembangunan Pamsimas merupakan pembangunan yang terus melibatkan masyarakat. “Diharapkan dengan keterlibatan masyarakat, maka kemanfaatan program Pamsimas sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.

Sementara itu Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam sambutannya yang dibacakan Asekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan DIY Tri Saktiyana mengatakan bahwa Pemda DIY bangga dan bergembira atas selesainya pembangunan Pamsimas III Kabupaten Sleman ini.

“Semoga sarana ini dapat dimanfaatkan dengan optimal, terpelihara dengan baik, sehingga pada akhirnya dapat memberikan manfaat bagi hajat hidup orang banyak,” katanya. (*)

Read previous post:
Patah Hati, Pemuda Gagal Lompat dari Jembatan

GEDONGTENGEN (MERAPI)- Diduga kecewa diputus cinta oleh kekasihnya, seorang pemuda MN (24) warga Temanggung, mencoba mengakhiri hidupnya dengan cara terjun

Close