Lulusan UKDW Harus Siap Hadapi ‘VUCA World’

UNIVERSITAS Kristen Duta Wacana (UKDW) mewisuda 250 mahasiswa sarjana dan pascasarjana di Auditorium Koinonia, akhir pekan lalu. Dari jumlah wisudawan-wisudawati, 235 mahasiswa merupakan program S1 dan 15 lainnya merupakan program S2.

Rektor UKDW Ir Henry Feriadi MSc PhD, berharap segenap lulusan harus siap menghadapi keadaan yang disebut VUCA World, yakni (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity). Keadaan ini digambarkan sebagai kondisi turbulensi yang bergejolak, tdak pasti, rumit dan tak jelas. Dunia kerja dan industri juga berubah sangat cepat, dimotori oleh perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.

“Kemajuan teknologi komputisasi, artificial intelligent, robotic, internet of things semakin canggih dan berpengaruh dalam era revolusi 4.0,” katanya.

Henry menambahkan, tentu hal tersebut menjadi sebuah tantangan untuk universitas, bagaimana perguruan tinggi mampu menyiapkan generasi muda untuk menghadapi zaman seperti saat ini. Ia melanjutkan setidaknya ada 10 kemampuan yang perlu dikembangkan agar manusia bisa tetap unggul di abad 21.

Sepuluh kemampuan tersebut adalah complex problem solving, critical thinking, creativity, people management, coordinating with others, emotional intelligence, judgment and decision making, service orientation, negotiation dan cognitive flexibility.

“Jika dilihat dari daftar kemampuan, menariknya kemampuan akademik tidak disebutkan secara eksplisit. Namun sebaliknya, hal-hal yang dianggap justru berkaitan dengan soft skills,” ungkapnya.

Adapun delapan mahasiswa yang mendapat predikat wisudawan/wisudawati terbaik universitas dari program S1, yaitu Ronaldo Edwardus dari Prodi Informatika dengan IPK 3,92, Eunike Yuniar dari Prodi Akuntansi dengan IPK 3,90, Evan Pratama dari Prodi Arsitektur dengan IPK 3,89, Moudyanti Widyaningtyas dari Prodi Sistem Informasi dengan IPK 3,88, Jessica Goldy dari Prodi Kedokteran dengan IPK 3,86, Simplicity FC dari Prodi Manajemen dengan IPK 3,73 dan Jovita Ivana dari Prodi Biologi dengan IPK 3,73.

Selain itu, ada empat mahasiswa Program Pascasarjana dengan predikat wisudawan/wisudawati terbaik universitas, yaitu Banaya Agud dari Magister Kajian Konflik dan Perdamaian dengan IPK 3,88, Yohanes Andrianto dari Magister Manajemen dengan IPK 3,72, Tiffany Tamba dari Magister Ilmu Teologi dengan IPK 3,61 dan Margaretha Marta dari Doktor Ilmu Teologi dengan IPK 4,00. (C-2)

Read previous post:
Warga Junut Berburu Baju Harga Seribu

PULUHAN Warga Dusun Junut Desa Purwoharjo Kecamatan Samigaluh Kulonprogo terlihat bahagia di depan tumpukan baju dalam acara bazar yang digelar

Close