FK-FPKA Keluhkan Anggaran Pengadaan Terblokir


FK-FPKA saat melakukan Bintek Tender Pra-DIPA di Hotel Pesona Tugu Jetis Yogya. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)
FK-FPKA saat melakukan Bintek Tender Pra-DIPA di Hotel Pesona Tugu Jetis Yogya. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

JETIS (MERAPI) – Ketua Umum Forum Komunikasi Fungsional Pengadaan Kementerian Agama (FK-FPKA) RI, Riswan MAP menilai anggaran pengadaan untuk kementerian yang terblokir di Kementerian Keuangan membuat eksekusi pengadaan barang dan jasa susah dilakukan.

“Sampai saat ini kendala yang sering kami hadapi anggaran di Kementerian Keuangan yang terblokir. Sehingga PPK sebagai pejabat yang menandatangani kontrak tak bisa melakukan kontrak karena anggaran terblokir,” ujar Riswan di sela-sela Bintek Tender Pra-DIPA di Hotel Pesona Tugu Jetis Yogya, Kamis-Sabtu (21-23/11).

Selama ini pihaknya tidak mengetahui penyebab terblokirnya anggaran di Kementerian Keuangan yang menyebabkan kontrak terkendala. Untuk itu FK-FPKA berharap permasalahan tersebut dapat segera diatasi.

Meski begitu FK-FPKA tetap melakukan Bintek Tender Pra-DIPA untuk menyiapkan SDM di bidang pengadaan. Hal itu sesuai dengan Surat Edaran Sekjen Kemenag RI No 51 Tahun 2019 tentang Perencanaan Pengadaan dan Persiapan Pengadaan Barang/Jasa tahun anggaran 2020.

“Dalam Bintek kali ini kami berharap dapat meningkan kualitas SDM di Kemenag terkait dengan pengadaan barang dan jasa. Sehingga dengan bekal ilmu kami berinisiatif dan siap menyongsong anggaran tahun 2020,” imbuh Riswan menjelaskan.

Untuk itu dalam Bintek Tender Pra-DIPA disampaikan materi teknik penyusunan kerangka acuan kerja, teknik penyusunan dokumen tender dan evaluasinya serta manajemen dan pengendalian risiko dalam kontrak. Kegiatan ini diikuti 111 orang dari Pokja Pemilihan dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Aceh sampai Papua.

“Kami berkeinginan ada percepatan anggaran karena banyak gedung-gedung proyek Kemenag tidak selesai diakibatkan proses tender yang lambat sehingga menumpuk di akhir tahun. Untuk itu pengadaan barang dan jasa segera diekseksui dan tidak menunggu DIPA diserahkan. Sehingga proyek yang dikerjakan cepat selesai dan dapat segera dimanfaatkan,” tegas Riswan. (C-5)


Read previous post:
PERINGATAN HUT-31 HUMORIEZT- Hadirkan Ishaq Mustaqim Kampanyekan Anti Narkoba

DEPOK (SLEMAN) - Sebanyak 350 orang menghadiri kegiatan silaturahmi keluarga Humoriezt Indonesia dan penyuluhan bahaya narkoba di Pendopo Balai Desa

Close