KPU Sleman Luncurkan Tahapan Pilkada 2020

MERAPI-AWAN TURSENO  Sri Purnomo menerima maskot Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman dari Trapsi Haryadi.
MERAPI-AWAN TURSENO
Sri Purnomo menerima maskot Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman dari Trapsi Haryadi.

SLEMAN (MERAPI) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman meluncurkan tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman tahun 2020. Peluncuran (launching) dilakukan secara simbolis oleh Bupati Sleman, Ketua DPRD Sleman, Kapolres Sleman, Dandim Sleman, Ketua KPU DIY dan Ketua KPU Sleman.

Acara tersebut dilaksanakan dengan pemencetan tombol, peluncuran maskot Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sleman 2020 dan senam zumba bersama masyarakat di Lapangan Pemda Sleman, Jumat (22/11).

Ketua KPU Sleman, Trapsi Haryadi menjelaskan, berbagai tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman telah dipersiapkan dan dimulai pada 1 November 2019 yaitu dengan agenda Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara KPU dengan Pemerintah Kabupaten Sleman.

Adapun dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman tahun 2020 yaitu terdapat 18 tahapan yang mulai dilaksanakan sejak bulan Oktober 2019 sampai dengan bulan September 2020. Pelaksanaan pemungutan suara diselenggarakan pada 23 September 2020.

Selain tahapan Pilkada, Trapsi Haryadi juga menjelaskan mengenai persyaratan bagi calon Bupati dan Wakil Bupati Sleman baik melalui perseorangan dan melalui partai politik. Kedua jalur pencalonan tersebut, KPU Sleman telah membuat keputusan terkait ketentuan dan persyaratannya.

“Untuk pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sleman dibuka ruang bagi masyarakat. Ada dua jalur yaitu perseorangan atau independen dan jalur partai politik,” katanya.

Adapun ketentuan bagi calon Bupati dan Wakil Bupati Sleman melalui jalur perseorangan, KPU Sleman telah menetapkan persyaratan yaitu harus memperoleh minimal 58.096 dukungan yang tersebar minimal di sembilan kecamatan.

Sedangkan melalui partai politik, sebagaimana telah dijelaskan dalam UU Nomor 10 Tahun 2016 yaitu partai politik atau gabungan partai politik dapat mendaftarkan pasangan calon jika telah memenuhi persyaratan perolehan paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) atau 25 persen dari akumulasi perolehan suara sah dalam pemilihan umum anggota legislatif di daerah yang bersangkutan.

Trapsi berharap, seluruh elemen masyarakat Sleman agar berkontribusi dan mensukseskan hajatan lima tahunan agar terselenggara dengan baik. Sehingga dapat menghasilkan pasangan Bupati dan wakil bupati yang berkualitas, berintegritas, adil serta mampu mensejahterakan masyarakat.

Bupati Sleman, Sri Purnomo usai peluncuran tahapan tersebut mengatakan bahwa dirinya berharap masyarakat Kabupaten Sleman dapat ikut mensuksekan pesta demokrasi lima tahunan di Kabupaten Sleman.

“Mudah-mudahan dapat disambut dengan positif oleh masyarakat. Dan masyarakat dapat memilih calon-calon pimpinan untuk lima tahun ke depan,” ujar Sri Purnomo. (Awn)

Read previous post:
Monica Damayanti dan narasumber lain saat menjelaskan materi dalam FGD di Sahid Raya Hotel & Convention Yogyakarta. (MERAPI – HENDRO SETYANTO BASKORO)
KANWIL KEMENKUMHAM DIY GELAR FGD- Lahirkan Ahli Pembuat Produk Hukum Daerah

SLEMAN (MERAPI) – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) DIY menggelar Focus Group Discussion (FGD) Pengharmonisasian dan Pemantapan

Close