Dipermalukan Borneo FC, PSS Diancam PSM dan TIRA


Striker PSS Kusheda Hari Yudo coba dihentikan dua pemain belakang Borneo FC.
(HARIAN MERAPI-SWADESTA ARIA WASESA)

SLEMAN (HARIAN MERAPI) – PSS Sleman belum beranjak dari posisi tujuh klasemen sementara Liga 1 setelah dipermalukan Borneo FC lewat gol semata wayang Javlon Gusyenov di Stadion Maguwoharjo Rabu (20/11) malam. Posisi Yevhen Bokhasvili dan kawan-kawan di posisi tujuh dengan 40 poin bisa makin melorot lantaran hanya berjarak satu angka dari PSM Makassar yang duduk di peringkat delapan serta dua angka dari Tira Persikabo di bawahnya. PSM dan Tira juga punya satu pertandingan lebih sedikit dari PSS. Hasil kemarin merupakan kekalahan ketiga Laskar Sembada di kandang sendiri. Dua kekalahan lain didapat dari PSIS Semarang.

Usai pertandingan, pelatih kepala PSS, Seto Nurdiyantoro mengatakan ada dua faktor kekalahan Laskar Sembada. Pertama non teknis namun dirinya menolak bicara tentang hal ini. Kedua adalah taktik di atas lapangan. Bagi pelatih berlisensi AFC Pro ini, gol cepat Borneo FC yang dicetak Javlon menit ke-7 mengganggu mental para pemainnya. “Akurasi passing menurun dan pemain harusnya lebih sabar saat mengejar ketertinggalan dan fokusnya juga tidak menurun,” katanya di depan wartawan.

Dalam pertandingan kemarin kedua tim sama-sama menggunakan formasi terbaiknya. PSS mengusung formasi menyerang 4-3-3 sedangkan Borneo memulai pertandingan dengan formasi 4-4-2. PSS tampil tanpa Bagus Nirwanto, Dave Mustaine, dan Asyraq Gufron yang cedera ringan. Sementara tim tamu bertanding tanpa 10 pemain inti dan lebih banyak menurunkan para pemain muda. Setelah mencuri gol di menit awal, skuad besutan Mario Gomes hanya mengandalkan serangan balik ke gawang yang dijaga Try Hamdani. Sebaliknya, PSS menguasai jalannya pertandingan. Di babak kedua PSS punya dua kesempatan emas menyamakan skor, masing-masing melalui tendangan keras Yevhen dan tandukkan Jajang Sukmara namun mistar menyelamatkan gawang yang dijaga Gianluca Pandeynuwu .

“Game plan sebenarnya berjalan karena kami dapat kesempatan emas menyamakan skor. Tapi lagi-lagi kami harus belajar bahwa harus sabar dalam kondisi tertinggal. Sirkulasi bola harusnya dipercepat dan komunikasi antarlini juga harus tetap jalan,” sambung Seto.

Menurunnya permainan PSS diakui gelandang serang Sidik Saimima. Bagi Sidik, menurunnya permainan PSS dikarenakan gegar dengan atmosfer Stadion di Maguwoharjo yang malam tadi tidak seramai biasanya. Mewakili pemain Sidik menegaskan tidak akan mengulangi kesalahan yang sama di pertandingan berikutnya. “Intinya malam ini bukan milik kami. Menurun permainannya dibanding biasanya. Tidak akan terjadi lagi di pertandingan berikutnya,” janji pemain yang sempat dipanggil ke Timnas U-22 bersama Irkham Milla itu.

Sementara itu Mario Gomes, pelatih Borneo FC sangat puas dengan penampilan para pemain. Kemenangan di kandang PSS bagi Gomes bakal melecut semangat para pemainnya yang tengah dihantam banyak permasalahan terutama pemain cedera. Ia pun mengapresiasi para pemain muda yang diturunkan dalam pertandingan. “Kami malam ini banyak menurunkan pemain muda dan mereka main bagus. Kami puas dengan kemenangan ini, sudah sesuai target,” terang Gomes. (Des)

Read previous post:
ilustrasi
Investasi Apartemen Bodong

PENIPUAN investasi atau lebih dikenal dengan investasi bodong belakangan marak lagi. Berdalih kerja sama penyertaan modal, pelaku menggasak uang korbannya

Close