PSS Perbaiki Kesalahan Elementer

SLEMAN (HARIAN MERAPI) – Masih banyak kesalahan dasar yang dilakukan pemain PSS Sleman selama persiapan latihan menghadapi Borneo FC. Salah passing, posisi pemain, dan organisasi pertahanan masih di bawah standar pelatih kepala Seto Nurdiyantoro.

Situasi ini membuat tim pelatih fokus melakukan pembenahan kesalahan itu setelah Bagus Nirwanto dan kawan-kawan menjalani latihan fisik. Setelah melakukan pembenahan ini barulah Seto bakal memberi materi taktik pada pemain.

“Masih banyak kesalahan dasar yang dilakukan seperti salah umpan, posisi, atau pertahanan. Setelah kita selesaikan ini (kesalahan) baru bisa masuk ke latihan taktik. Mungkin kelamaan libur jadi sentuhan bolanya kurang,” kata Seto, Kamis (14/11) siang.

Passing jadi senjata utama Seto dalam formasi 4-3-3 dengan bola-bola pendek. Wajar bila ia belum mau memaksa pemainnya menelan materi taktikal guna meredam strategi Borneo FC bila kesalahan elementer yang terlihat ketika PSS menang 5-1 atas tim Pra-PON DIY itu belum membaik selama latihan. PSS memang menyerang secara luar biasa, namun pertahanan mereka belum bisa dikatakan baik karena kebobolan dengan tim yang kualitasnya di bawah pemain Laskar Sembada.

“Kita kemarin menang sih menang, serangan sudah oke tapi masih ada kesalahan. Terus kita juga kebobolan kan,” tambah Seto.

Tujuh pertandingan tersisa cukup penting bagi Laskar Sembada. Jika tampil baik dalam tujuh laga mereka tidak hanya mengunci Liga 1 untuk musim depan namun juga bisa menyelesaikan kompetisi di dua besar. Namun tim pelatih mengingatkan bahwa tekanan dari luar dalam tujuh pertandingan tidak akan muncul di tiap laga saja. Pasalnya sejumlah tim di bawah PSS yang kini berada di posisi tujuh klasemen sementara jadi ancaman.

Tira Persikabo misalnya di posisi delapan hanya berjarak dua angka saja dari PSS.

Lalu untuk menembus dua besar PSS lima klub bisa jadi sandungan PSS. Persib di peringkat enam punya perolehan angka sama dengan Laskar Sembada yaitu 40 poin. Arema di posisi lima berjarak satu angka saja dari PSS. Borneo FC mengumpulkan 42 angka, Madura United 44, dan Persipura 44.

PSS harus memenangkan tiap pertandingan agar mampu mengakhiri laga di papan atas. Situasi saat ini membakar motivasi para pemain yang memudahkan Seto dalam meracik komposisi.

“Lebih mudah sekarang menentukan siapa yang main karena grafik meningkat. Tapi kesalahan-kesalahan kecil yang kemarin sempat terlihat itu tidak boleh ada lagi di tujuh sisa pertandingan. Fokus juga jangan sampai menurun karena tiap lawan juga berjuang mati-matian. Saya sendiri enggak masalah mau finish urutan berapa toh target bertahan hampir pasti kami penuhi,” beber Seto.

Sementara itu Borneo FC tidak akan tampil lengkap saat bertandang ke Stadion Maguwoharjo. Gelandang muda andalan pelatih kepala Mario Gomes, Muhammad Sihran absen karena akumulasi kartu. Absennya Sihran bagi Gomes adalah kerugian besar bagi Borneo FC. Bagi Gomes Sihran adalah gelandang yang mampu menerjemahkan instruksinya dengan baik di atas lapangan.
“Jelas kami rugi karena dia sangat berguna di tim ini. Bisa menerjemahkan apa yang saya mau,” kata Gomes melansir laman resmi tim. (Des)

Read previous post:
Anggur Lebih Baik Terkena Sinar Matahari

TANAMAN anggur mempunyai beberapa varietas, sehingga tampilan warna saat masak ada beberapa warna. Bahkan ada juga beberapa bentuk, seperti bulat,

Close