PERSIBA MANFAATKAN WAKTU JEDA – Lawan Solok FC Mundur 5 Desember

BANTUL (HARIAN MERAPI) – Jadwal pertandingan Persiba Bantul pada putaran kedua Grup A kompetisi Liga 3 Pra-Nasional 2019 mengalami perubahan. Laga melawan tuan rumah Solok Equator Luak (SEL) 50 FC yang sedianya digelar pada 16 November mendatang, terpaksa mundur dan dijadwalkan digelar pada 5 Desember mendatang.

Perubahan jadwal tersebut diketahui oleh Manajer Operasional Persiba, Rumawan yang menyampaikan bahwa kondisi Solok FC sebagai tuan rumah tidak memungkinkan untuk menggelar pertandingan di Stadion Singa Harau 50 Kota. Hal tersebut tak lepas dikarenakan Solok FC belum sampai di kota asal setelah menjalani pertandingan lawan Persiba di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (10/11) lalu.

“Jadi Solok FC menempuh perjalanan darat setelah bertanding lawan Persiba hari Minggu lalu. Perkiraan perjalanan hingga sampai ke kota asalnya membutuhkan waktu 12 hari PP (pulang-pergi). Jadi kemungkinan baru sampai Solok pada Sabtu (16/11). Kan tidak memungkinan dengan kondisi tersebut jadi kami memakluminya jika ada perubahan jadwal,” terang Rumawan di Bantul, Kamis (14/11).

Dilanjutkan Rumawan, pihaknya memang belum melakukan pemesanan tiket baik transportasi maupun akomodasi untuk ke Solok. “Sebenarnya Rabu (13/11) malam kami menunggu informasi dari Solok FC. Kami berencana untuk pesan tiket setelah adanya kepastian dari sana. Namun dari Solok FC malah memberi tahu kondisi tersebut sehingga kami tak jadi pesan tiket,” lanjutnya.

Dengan adanya perubahan jadwal tersebut, Rumawan menyebutkan jika pihaknya tak menjadikannya masalah. “Kami cukup memaklumi kondisi mereka. Apalagi kami juga dapat info kalau saat perjalanan dari Karawang ke Bantul kemarin juga menggunakan bus kecil. Ya ini bisa kami manfaatkan untuk memaksimalkan persiapan di laga selanjutnya,” tuturnya.

Sementara itu, Pelatih Persiba, Lafran Pribadi mengatakan bahwa penundaan jadwal bertanding melawan Solok FC menjadi 5 Desember itu, memberi keuntungan bagi pihaknya. “Justru malah jadi keuntungan bagi kami ya ini sebenarnya. Waktu recovery kami juga relatif cukup untuk melakoni laga selanjutnya. Kami di 3 laga putaran kedua ini jaraknya cukup mepet sehingga kalau perubahan justru menguntungkan kami,” katanya.

Jika tidak ada perubahan, Persiba melakoni pertandingan lawan Solok FC pada 16 November kemudian dilanjutkan melawan KS Tiganaga 4 hari kemudian di Stadion Sultan Agung, Bantul. Setelah itu, 26 November Persiba menjalani laga tandang melawan Persika Karawang. “Waktu recovery-nya sangat mepet. Jadi kalau yang lawan Solok FC geser jadi mundur 5 Desember, tentu ada keuntungan dari segi recovery. Selain itu, persiapan untuk lawan KS Tiganaga juga bisa lebih dimaksimalkan karena itu laga kandang,” ujar mantan pelatih PSS Sleman itu.

Ditambahkan Lafran, untuk mengisi kekosongan waktu pada akhir pekan ini, Laskar Sultan Agung akan menjadwalkan untuk melakukan pertandingan ujicoba. “Mungkin kami cari lawan untuk ujicoba. Kan memang dari program awal disiapkan untuk bertanding, jadi tetap butuh untuk melihat perkembangan permainan anak-anak,” imbuhnya. (Oro)

Read previous post:
Yogya Syaratkan IPK CPNS Minimal 3,0

YOGYA (HARIAN MERAPI) - Pemerintah Kota Yogyakarta mensyaratkan IPK minimal 3,0 untuk pendaftaran CPNS tahun ini atau mengalami kenaikan dibanding

Close