Situasi Aman Yogya Diharap Tetap Terjaga

MERAPI-SAMENTO SIHONO   Pengajian dan doa bersama di gedung serba guna Kabupaten Sleman, Selasa (12/11) malam.
MERAPI-SAMENTO SIHONO
Pengajian dan doa bersama di gedung serba guna Kabupaten Sleman, Selasa (12/11) malam.

SLEMAN (MERAPI) – Sebagai bentuk rasa syukur atas lancarnya rangkaian pengamanan Pemilu 2019, Polres Sleman menggelar pengajian Doa Bersama di gedung serba guna Kabupaten Sleman, Selasa (12/11) malam. Hadir dalam kesempatan itu Kyai Akhmad Muwafiq, Wakil Bupati Sleman Ibu Sri Muslimatun, sejumlah pejabat utama Polres Sleman dari TNI, ASN di lingkungan Pemda Sleman, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Waka Polres Sleman Kompol M.Kasim Akbar Bantilan, SIK., MM dalam sambutannya mengucapkan rasa syukur atas diberikannya nikmat oleh Allah SWT sehingga Pemilu 2019 berlangsung aman, damai dan tertib.

“Alhamdulillah bahwa bangsa Indonesia telah berhasil sukses laksanakan gawe besar, yaitu pileg dan pilpres pada 17 April lalu, semua berjalan aman,” ujar Kompol M.Kasim Akbar Bantilan, SIK., MM.

Karena itu, diharapkan kondusif di wilayah Yogyakarta dinikmati seterusnya sampai masa yang akan datang. Pengajian dilaksanakan dalam rangka selesainya pelaksanaan Operasi Mantap Brata yang berjalan aman dan damai.

Sri Muslimatun mengapresiasi baik dari TNI dan Polri dan jajaran aparat Pemkab Kabupaten Sleman, serta masyarakat yang telah bekerja keras menciptakan kamtibmas selama tahapan pelaksanaan Pemilu serentak.

Ia menambahkan bahwa doa dan tasyakuran ini merupakan momentum membangun komitmen yang lebih baik untuk melakukan konsolidasi, koordinasi, sinkronisasi dan menjaga kondusifitas kamtibmas di Sleman.

“Tahun 2020 Kabupaten Sleman akan menyelenggarakan Pilkades dengan E-Voting yang pertama dilakukan di DIY, tentunya memerlukan peran aktif dan dukungan dari seluruh pihak dan Kepolisian,” katanya.

Sementara itu Kyai Akhmad Muwafiq atau akrab dengan sebutan Gus Muwaffiq dalam tausiahnya menyampaikan bahwa mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam ternyata mampu berdemokrasi dan berhasil. Artinya, paham Islam dan demokrasi tidak bertentangan, bahkan saling memperkuat. Demokrasi ini diperkuat oleh agama Islam, Islam diperkuat oleh sistem berdemokrasi, keduanya saling memperkuat.

“Pemilu sudah selesai, ke depan mari kita bersatu dan perkuat kembali persatuan kesatuan kita,” tandasnya.

Selain itu, Gus Muwaffiq berpesan agar kita terus merawat keutuhan bangsa Indonesia menjadi garda terdepan dalam meredam konflik dan ancaman bagi Indonesia.(Shn)

Read previous post:
PUG Lima Desa Terbaik Dievaluasi

SLEMAN (MERAPI) - Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), melaksanakan evaluasi

Close