OPERASI ZEBRA PROGO 2019 BERAKHIR-Ribuan Anak-anak Ditilang, 38 Orang Naik Motor Sambil Mabuk

DEPOK (MERAPI)- Ditlantas Polda DIY mencatat setidaknya ada 37.567 pelanggar lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Zebra Progo 2019 yang digelar 23 Oktober hingga 5 November 2019. Jumlah itu meningkat 17 persen dibanding tahun lalu sebanyak 32.019 pelanggar.
Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto SIK kepada wartawan, Kamis (7/11) mengatakan, jenis pelanggaran paling banyak dilakukan yakni pengendara motor di bawah umur sebanyak 7.097 orang, menurun dari tahun lalu yang mencapai 8.993 anak yang terkena tilang.
“Pelanggaran ini didominasi oleh pengendara sepeda motor sebanyak 34.255 orang. Sedangkan pelaku pelanggaran, didominasi pelajar/mahasiswa, karyawan swasta, serta PNS,” ujar Yuliyanto.

Kendati jumlah anak di bawah umur yang terjaring razia menurun hingga 21 persen dibandingkan tahun sebelumnya, ujar Yuliyanto, tapi hal itu tetap menjadi atensi kepolisian. Dia mengimbau agar orangtua tidak memberikan fasilitas sepeda motor pada anaknya sebelum dia cukup umur.
“Kalau dibiarkan, sangat berbahaya bagi jiwa anak-anak. Apalagi kalau anak-anak belum mempunyai SIM,” tandasnya.
Pelanggaran selanjutnya, kata dia, pengendara tidak menggunakan helm mencapai 6.682, meningkat 29 persen dari tahun sebelumnya. Kemudian pelanggaran melawan arus mencapai 6.471 orang pelanggar, naik 11 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kemudian pelanggaran menggunakan HP saat berkendara mencapai 1.504 pelanggar, jumlah ini naik dari 977 pelanggar dari tahun sebelumnya. “Pengendara melebihi kecepatan sebanyak 212 orang, naik dibandingkan tahun lalu sebanyak 118 pelanggar,” jelasnya.
Lanjut Yuliyanto, pihaknya juga mencatat masih adanya pengendara motor yang mengemudi dalam pengaruh alkohol sebanyak 38 orang. Jumlah tersebut menurun dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 108 pelanggar.

Selama Operasi Zebra Progo yang berlangsung dua pekan sejak 23 Oktober hingga 5 November 2019 itu, jelas Yuliyanto, jumlah kecelakaan mencapai 175 kasus dengan korban jiwa 1 orang, luka berat 6 orang dan luka ringan sebanyak 212 orang.
“Tahun sebelumnya terjadi 68 kasus kecelakaan dengan korban jiwa mencapai 5 orang dan luka ringan 89 orang,” pungkasnya. (Shn)

Read previous post:
SUTEDJO DILANTIK JADI BUPATI-12 Tahun Jadi Kades, Yakin Atasi Persoalan di Kulonprogo

DANUREJAN (MERAPI)- Sutedjo resmi menjabat Bupati Kulonprogo pada sisa masa jabatan 2017-2022 menggantikan Hasto Wardoyo yang ditunjuk oleh Presiden Joko

Close