BERANGKATKAN 5 ATLET KE PRA-PON – Percasi DIY Optimis Lolos ke PON

Para atlet dan ofisial Percasi DIY saat berpamitan dengan pengurus KONI DIY.
(HARIAN MERAPI-ISTIMEWA)

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Pengurus Daerah (Pengda) Percasi DIY optimistis bisa lolos ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XX-2020 Papua mendatang ketika menghadali Pra-PON wilayah Jawa yang berlangsung 5-10 November di Cilacap, Jawa Tengah. Pada keikutsertaannya kali ini, DIY memberangkatkan lima atlet andalannya.

Bersama dengan lima daerah lainnya yang berada di wilayah Jawa, seperti DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur dan tuan rumah Jawa Tengah, DIY harus berjuang keras untuk memperebutkan tiket play off menuju PON.
“Kalau bicara persaingan di zona Jawa, tentu berat. Namun mungkin kami malah jadi kuda hitam karena kekuatan daerah lain lebih diunggulkan,” ungkap Manajer Catur DIY, Nurzani Setiawan saat berpamitan dengan pengurus KONI DIY di kantornya, Yogya, Selasa (5/11).

Terdapat lima atlet yang menjadi harapan DIY untuk merebut tiket ke PON, meliputi M Kahfi Maulana, Roid Attakatsur, M Wahyu, RS, Andhita Wicaksono, serta Ridwan Nursanto. “Untuk kelas perorangan yang jadi andalan kami Kahfi. Dia di kejuaraan tingkat nasional sudah bersaing dengan para master, baik master FIDE, master internasional maupun master nasional,” tutur Nurzani.

Dilanjutkan Nurzani, untuk kelas beregu, pihaknya berharap adanya kekompakan dari timnya untuk bisa mendapatkan tiket lolos ke PON. “Kami sudah melakukan persiapan cukup lama dengan berlatih bersama. Kami harap dari latihan yang sudah dijalani, bisa mendapatkan hasil maksimal. Kekompakan yang ada di tim kami harap bisa berbuah hasil yang bagus. Apalagi latihan yang dijalani juga sudah rutin,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI DIY, Djoko Pekik Irianto mengatakan bahwa pihaknya berharap untuk cabang olahraga (cabor) catur bisa meloloskan atletnya untuk bertanding pada PON di Papua. “Saat ini sebenarnya ada 103 atlet yang sudah lolos ke PON. Namun kemarin ada beberapa pencoretan cabor yang tidak jadi digelar di PON Papua sehingga saat ini hanya terdapat sekitar 80-90 atlet DIY yang sudah lolos. Target kami kan ada sekitar 150 atlet. Jadi untuk catur bisa menambah atlet DIY yang juga lolos ke PON,” katanya.

Selain itu, Djoko Pekik juga menyampaikan agar para atlet yang bertanding bisa memanfaatkan kesempatan saat pertandingan. “Karena ini kesempatan yang sangat berharga, para atlet ini kan mewakili nama DIY sehingga kami harap bisa menunjukkan perjuangan maksimal agar bisa membanggakan, mengharumkan nama baik DIY di tingkat nasional. Semoga dengan doa restu dan dukungan masyarakat DIY, tim catur DIY ini bisa meraih hasil maksimal pada Pra-PON di Cilacap,” imbuhnya. (Oro)

Read previous post:
GASAK LAPTOP DAN HP SAUDARA SENDIRI-Pelaku: Bukan Nyuri Tapi Pinjam

DEPOK (MERAPI)- Seorang pemuda pengangguran, BP (23) warga Tegalrejo, Yogya nekat mencuri beberapa barang berharga milik saudaranya, Priga Maghda Alfarezi

Close