HUT KE-48 KORPRI: Semangat Bekerja Melayani Kepentingan Publik

MERAPI-ISTIMEWA  Suyono (kiri) menyerahkan kenang-kenangan kepada Sunartono, mantan Ketua Dewan Pengurus Korpri Sleman.
MERAPI-ISTIMEWA
Suyono (kiri) menyerahkan kenang-kenangan kepada Sunartono, mantan Ketua Dewan Pengurus Korpri Sleman.

SLEMAN (MERAPI) – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 Korpri yang jatuh pada 29 November mendatang, Pemerintah Kabupaten Sleman menyelenggarakan berbagai rangkaian acara. Tahun ini, tema yang diangkat adalah Korpri Berkarya, Melayani, dan Menyatukan Bangsa. Diharapkan, para anggota tetap bersemangat dalam melayani kepentingan publik. 

Sekretaris Korpri Sleman, Suyono, menjelaskan, hari jadi kali ini bertepatan pasca pelantikan Presiden dan Wakil Presiden. Sehingga dapat menjadi penyemangat dalam melakukan pengabdian. Lewat momentum ini pula anggota Korpri Sleman untuk meningkatkan kinerja dan memantapkan netralitas.

“Sejak pertama berdiri, Korpri selalu berupaya meneguhkan fungsinya sebagai perekat dan pemersatu bangsa, menjaga netralitas dan hanya berkomitmen tegak lurus terhadap kepentingan bangsa dan negara,” kata Suyono kepada wartawan, Selasa (5/11).

Dijelaskan, sejalan berlakunya UU Aparatur Sipil Negara, Korpri siap bertransformasi menjadi bagian integritas dari pemerintah. Yaitu menjaga kode etik dan standar profesi, mewujudkan jiwa korps sebagai pemersatu bangsa, memberikan perlindungan hukum serta mengembangkan kesejahteraan anggota.
Menurut Suyono, berkaitan dengan perayaan HUT ke-48, sejumlah rangkaian kegiatan telah disiapkan. Agenda wajib adalah upacara bendera dan ziarah ke makam mantan Ketua DP Korpri Sleman yang dilaksanakan 29 November. Ziarah akan dilakukan bersama penasehat, dewan pengurus, dan segenap anggota Korpri.

Asisten Sekretaris Daerah Bidang Ekonomi dan Pembangunan ini menambahkan, kegiatan lainnya adalah bakti sosial berupa donor darah, kunjungan ke 4 orang PNS aktif yang sakit, dan silaturahmi kepada mantan Ketua Dewan Pengurus Korpri Sleman. Agar semakin meriah, diselenggarakan pula perlombaan olahraga tradisional selama dua hari, 5-6 November.

Lomba olahraga tradisional diikuti lebih dari 1.000 ASN dari 36 OPD. Berbagai cabang olahraga yang dilombakan antara lain egrang, gobag sodor, tarik tambang, bakiak dan senam kreasi.

Sebelumnya, olahraga prestasi telah dilaksanakan pada Agustus dan September lalu dengan mempertandingkan 6 cabang yakni catur, tenis meja, tenis lapangan, bola voli, bulutangkis, dan futsal. 

“Pada Oktober lalu juga sudah digelar lomba non olahraga seperti pidato Bahasa Jawa, pengibar bendera, pengucap panca prasetya Korpri, pembaca UUD 1945, dan menyanyi tunggal,” tambah Suyono. (Awn)

Read previous post:
CPNS 2019: Sleman Dapat Jatah 643 Formasi

SLEMAN (MERAPI) - Pemerintah Kabupaten Sleman mendapat jatah dari pemerintah pusat sebanyak 643 formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun

Close