Pelajar Perkosa Pelajar di Bawah Pohon

BAMBANGLIPURO (MERAPI)- Seorang siswi SMA diperkosa oleh temannya sendiri di bawah sebuah pohon di kawasan Bambanglipuro, Bantul. Korban sempat melawan. Namun pelaku mencekiknya dan membekapnya. Usai memuaskan hasratnya, pelaku merampas HP korban. Pelaku pun berhasil dibekuk aparat Polsek Bambanglipuro, akhir pekan lalu.
Pelaku yang dibekuk adalah PJ (19), sementara korban merupakan siswa satu sekolah penyetaraan dengan pelaku, yakni NA (16). Perbuatan itu dilakukan di bawah pohon pojok Lapangan Sidomulyo Krida Mandala.
Kanit Reskrim Polsek Bambanglipuro, Ipda Wahyu Tri Handono membenarkan penangkapan pelaku. Dijelaskan, petugas membekuk pelaku tanpa perlawanan di rumahnya, Kretek, Bantul. Di hadapan petugas pelaku mengakui perbuatan bejatnya tersebut. \

Menurut Ipda Wahyu, dari pengakuan PJ, dia dan korban sudah saling mengenal sebelumnya karena sama-sama siswa sekolah penyetaraan. Komunikasi dengan korban yang merupakan warga Sanden, Bantul itu intensif dilakukan. “Mereka ini satu sekolah tapi tidak pacaran, hanya teman biasa,” sebutnya.
Dijelaskan, kasus perkosaan ini terjadi pada Senin (21/10) yang lalu di mana pelaku menghubungi korban tengah malam. PJ melalui pesan whatsapp mengajak NA untuk pergi ngopi pada malam itu juga. Tanpa sepengetahuan orangtuanya, NA dan PJ bertemu di dekat persawahan tidak jauh dari rumahnya. Keduanya berboncengan menggunakan sepeda motor matic menuju Bambanglipuro. Perjalanan mereka berhenti di sebuah warung angkringan area Lapangan Sidomulyo. “Sesampainya di sana, pelaku memesan dua gelas kopi dan berbincang-bincang,” imbuhnya.

Sekitar pukul 03.00 pagi, pelaku memancing korban ke pojok lapangan. Pelaku pergi ke pojok lapangan meninggalkan korban di warung. Tidak berselang lama pelaku kembali lagi dan mengambil sepeda motornya. Korban NA menyusul setelah diminta oleh pelaku melalui pesan WA. Sampai di lokasi yang gelap dan sepi, pelaku memaksa korban berhubungan badan. Gadis itu sempat melawan ketika pelaku mencoba mencium. Karena korban melawan, pelaku lantas mencekik dan sempat membekap korban. Pelaku melucuti pakaian korban yang sudah tidak dapat melawan. “Di situlah terjadi tindakan pencabulan itu,” jelas Ipda Wahyu.
Setelah pelaku puas, handphone milik korban direbut dan kabur. Korban ditinggalkan sendiri di lokasi kejadian. Korban akhirnya berjalan sempoyongan hingga ditemukan oleh warga sekitar yang membawanya ke Puskesmas terdekat. “Bahkan korban harus dirujuk ke Rumah Sakit Elisabet untuk dilakukan visum,” ujar Wahyu.

Pihak keluarga korban yang tidak terima dengan perbuatan bejat pelaku akhirnya melapor ke Polsek Bambanglipuro. “Dari laporan itulah kita kemudian mengamankan pelaku,” imbuhnya.
Hingga saat ini pelaku masih diamankan di Mapolsek Bambanglipuro untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Pelaku akan dijerat dengan pasal 290 KUHP tentang tindakan cabul. Akibatnya PJ terancam hukuman tujuh tahun penjara. (C1)

Read previous post:
MERAPI-PURWANTININGSIH Sumardiyana (kiri) bersama seorang warga Hargomulyo.
Atasi Kekeringan, Hargomulyo Bangun Sumur Bor

GEDANGSARI (MERAPI) - Desa Hargomulyo, Kecamatan Gedangsari menjadi salah satu wilayah yang dilanda kekeringan setiap musim kemarau. Agar terlepas dari

Close