POLISI UNGKAP PENCURIAN MODUS BARU- Berdalih Test Drive, Bawa Kabur Mobil


Pelaku beserta barang bukti saat digelandang ke Polres Sleman. (MERAPI-SAMENTO SIHONO)
Pelaku beserta barang bukti saat digelandang ke Polres Sleman. (MERAPI-SAMENTO SIHONO)

SLEMAN (MERAPI)- Satreskrim Polres Sleman membongkar aksi penipuan dengan modus baru. Pelaku penipuan berkedok membeli mobil kemudian membawa kabur dengan dalih dicoba. Untuk meyakinkan korban, dia meninggalkan mobil di rumah korban sebagai jaminan. Namun ternyata mobil itu rental atau sewaan.
Pelaku yang diamankan berinisial ND (39) Asal Tangerang Banten. Dalam pengungkapan kasus tersebut petugas mengamankan tiga unit mobil.

Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Rudy Prabowo kepada wartawan, kemarin mengatakan, kasus itu terungkap setelah petugas mendapat laporan korban Ike Mujiyati warga Ngaglik. Saat itu korban memasang iklan penjualan mobil Honda Jazz di situs jual beli.

Tak lama setelah iklan dipasang, pelaku kemudian menghubungi anak korban dengan dalih membeli mobil tersebut. Setelah terjadi percakapan, pelaku kemudian mendatangi rumah korban untuk mengecek kondisi kendaraan.

Untuk meyakinkan korban, pelaku mengaku bekerja sebagai kontraktor. Kemudian pada 9 Juli, pelaku kembali datang ke rumah korban bersama temannya yang baru dikenal dengan membawa mobil Toyota Innova.

“Saat berada di rumah korban, pelaku meminta dokumen mobil, termasuk kunci mobil dengan alasan ingin tes drive,” ujar Rudy.
Tanpa menaruh curiga, korban menuruti permintaan pelaku, namun setelah pelaku pergi, mobil korban tak kunjung kembali. Sedangkan temannya beserta mobil Innova ditinggal di rumah korban.

“Setelah ditunggu beberapa saat pelaku tak kunjung kembali. Setelah ditanyakan pada temannya, ternyata juga tidak kenal karena mereka baru berkenalan. Sedangkan Innova yang ditinggal, hanya mobil rental,” jelasnya.

Sadar ditipu, korban lantas melapor ke Polres Sleman guna dilakukan penyelidikan. Hasilnya petugas berhasil mengamankan pelaku, sedangkan mobil korban telah dijual Rp 175 juta.

Hasil penjualan mobil digunakan untuk membeli mobil Xpander, dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Saat ini pelaku beserta barang bukti tiga mobil diamankan di Mapolres Sleman guna penyelidikan lebih lanjut.

“Motif pelaku karena ekonomi. Jadi dia rental mobil, kemudian mobil tersebut digunakan sebagai jaminan saat mendatangi korban akan membeli mobil,” katanya.

Akibat perbuatannya kini pelaku dijerat dengan pasal 378 KUHP dan 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara. (Shn)


Read previous post:
LinkAja Beri Kemudahan Pembayaran

TELAH hadir di kota Yogyakarta ‘LinkAja’ untuk mewujudkan kemudahan dalam pelayanan dan pembayaran retribusi pelayanan pasar bagi peningkatan Pendapatan Asli

Close