POLDA DIY OPERASI ZEBRA 23 OKTOBER – 5 NOVEMBER- Fokus Kelengkapan Surat dan Pakai HP


Pemasangan pita oleh Kapolda DIY selaku inspektur upacara. (MERAPI-SAMENTO SIHONO)
Pemasangan pita oleh Kapolda DIY selaku inspektur upacara. (MERAPI-SAMENTO SIHONO)

DEPOK (MERAPI)- Selama 14 hari ke depan, Polda DIY akan melakukan Operasi Zebra Progo 2019. Operasi dimulai dengan apel Gelar Pasukan di Halaman Mapolda DIY Rabu (23/10), untuk memastikan persiapan anggota.

Sebanyak 1.068 personel terdiri atas Polda DIY 350 personel, Polresta Yogyakarta 160 personel, Polres Sleman 182 personel, Polres Bantul 152 personel, Polres Kulonprogo 114 personel dan Polres Gunungkidul 110 personel.

Kapolda DIY Irjen Pol Ahmad Dofiri mengatakan gelar pasukan dilakukan untuk mengetahui kesiapan anggota dalam melakukan operasi Zebra Progo 2019. Sasaran prioritas operasi zebra yakni kelengkapan surat-surat, tidak memakai helm, tidak memakai sabuk pengamanan, melebihi batas kecepatan, melawan arus, berkendara dalam pengaruh minuman keras, pengendara di bawah umur, menggunakan handphone saat berkendara, dan menggunakan lampu rotator.

“Disiplin dalam berkendara itu menjadi bagian penting. Karena jumlah kecelakaan dan pelanggaran di Yogya masih cukup tinggi,” ujar Dofiri.
Dalam operasi kali ini pihaknya akan melakukan penindakan pada pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas. Sehingga diharapkan para pengendara kendaraan baik roda dua dan roda empat bisa menaati peraturan yang ada. “Nanti kita akan lakukan penindakan, tapi pada intinya kami ingin meminimalisir bentuk kecelakaan yang mengakibatkan fatalitas,” jelasnya.

Dofiri menegaskan, operasi Zebra 2019 mulai 23 Oktober hingga 5 November ini diharapkan mampu menekan angka kecelakaan. Pasalnya, menurut Dofiri dari tahun ke tahun angka kecelakaan mengalami penurunan. “Diharapkan Operasi Zebra ini dapat meningkatkan kesadaran serta kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas,” harapnya.

Kapolres Sleman AKBP Rizky Ferdiansyah, melalui Kasat Lantas Polres Sleman AKP Mega Tetuko menambahkan, ada empat titik menjadi prioritas operasi. Di antaranya simpang 4 Tempel sampai simpang 4 Denggung. Simpang 4 Monjali sampai simpang 3 Maguwo, simpang 3 Airport sampai simpang 3 Prambanan, dan simpang 3 Gamping sampai simpang 3 Kronggahan.

Jajaran Kepolisian Resor Gunungkidul, juga melaksanakan apel dan gelar Operasi Zebra Progo 2019 di Halaman Mapolres setempat Rabu (23/10). “Sasaran operasi akan difokuskan di Jalur Yogya-Wonosari dan ruas Jalan perbatasan dengan Jawa Tengah,” kata Kapolres Gunungkidul AKBP Agus Setyawan SIK Rabu (23/10) kemarin. (Shn/Pur)

.


Read previous post:
15.000 SANTRI IKUTI APEL HSN-Pesantren Efektif Tangkal Faham Radikal

BANTUL (MERAPI)- Pemerintah Kabupaten Bantul memerangi radikalisme melalui pesantren. Pesantren dinilai efektif untuk menangkal faham radikal dengan kurikulum dan metode

Close