IRONI PSIM-Kalah, Gagal Lolos, Terancam Denda

YOGYA (MERAPI)- Ambisi PSIM Yogya untuk meraih kemenangan sekaligus lolos ke babak 8 besar Liga 2 wilayah Timur pupus usai dikandaskan Persis Solo 2-3 pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Mandala Krida Yogya, Senin (21/10) sore. Harapan tinggi suporter agar Laskar Mataram tembus Liga 1 ini membuat mereka berbuat anarkis saat tahu timnya gagal.
Kini tak hanya gagal lolos, namun PSIM juga terancam denda dari PSSI. Sejak musim bergulir, PSIM memang digadang bisa melaju ke Liga 1. Hal ini tak lepas dari materi pemain yang terbilang wah. Nama-nama pemain berkelas direkrut. Misal Cristian Gonzales, Ichsan Pratama, Raphael Maitimo hingga wonderkid Timnas Indonesia Witan Sulaiman.
Laga melawan Persis kemarin menjadi tak lagi menentukan setelah beberapa saat sebelumnya Martapura FC memastikan diri meraih tiket ke 8 besar usai menundukkan tuan rumah PSBS Biak di Stadion Cendrawasih, Biak, dengan skor tipis 1-0.

Nilai mereka tak terkejar PSIM dan Persis. Meski tak lagi berpengaruh untuk langkah selanjutnya, tensi tinggi permainan ditunjukkan oleh PSIM maupun Persis ketika bertemu.
PSIM mengambil inisiatif menyerang dengan mengandalkan Cristian Gonzales sebagai ujung tombak, ditopang trisula gelandang serang Witan Sulaiman, Ichsan Pratama dan Yoga Pratama. Namun serangan yang dibangun PSIM masih belum mampu menembus barisan pertahanan Persis.
Memasuki menit 25, justru tim tamu yang mampu unggul lebih dulu. Hapidin yang lepas dari pengawalan bek PSIM, melepaskan tendangan terukur yang tak mampu dihalau kiper PSIM, Ivan Febrianto. PSIM coba merespons. Gonzales mampu membuat kedudukan imbang 1-1 lewat golnya pada menit 38.

Skor imbang bertahan hingga turun minum.
Pada paruh kedua, kedua tim masih menyajikan permainan agresif di atas lapangan. PSIM yang bermain menekan, kembali tertinggal saat Slamet Budi membawa Persis unggul 2-1 pada menit 58. Bahkan, Persis mampu memperlebar keunggulan saat laga memasuki menit 62 melalui lesakan gol Nanang Aspirin.
Usaha PSIM untuk mengejar ketinggalan sempat berbuah hasil lewat aksi Gonzales. Namun ketika pertandingan memasuki masa tambahan waktu babak kedua, kondisi di lapangan mulai tidak kondusif dengan masuknya penonton di area permainan. Hal tersebut membuat pertandingan terhenti karena para pemain Persis memilih masuk ke ruang ganti.

Jika mengacu pada aturan pertandingan, laga bisa dianggap selesai karena sudah memenuhi waktu normal 2×45 menit. Tak hanya menelan kekalahan, PSIM juga bakal terancam denda karena masuknya penonton ke lapangan permainan saat pertandingan masih berjalan. Oro/Shn)

Read previous post:
ilustrasi
Polisi Pun Jadi Korban

BENARKAH jalanan di Yogya sudah tidak aman ? Pertanyaan ini terasa sangat relevan melihat kondisi belakangan ini, yakni banyaknya aksi

Close