Kinerja Penyerapan APBN DIY Dinilai Bagus

MERAPI - WULAN YANUARWATI  Pembukaan seminar oleh Paku Alam X, di rand Mercure.
MERAPI – WULAN YANUARWATI
Pembukaan seminar oleh Paku Alam X, di rand Mercure.

DEPOK (MERAPI) – Pengelolaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2019 jumlahnya sudah cukup signifikan, sebanyak 23 trilyun. Kinerja pelaksanaan hingga akhir triwulan ketiga mengalami kemajuan 3-4 persen dibanding tahun 2018. Sedangkan kinerja penyerapan anggaran sekitar 64-65 persen, diatas rata-rata Nasional yang targetnya hanya sekitar 60 persen.

Hal ini diungkapkan Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan DIY, Heru Pudyo Nugroho usai membuka Seminar bertajuk Menjaga Kesehatan APBN di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global di Grand Mercure Hotel, Depok, Sleman, Rabu (16/10).

“Tahun depan kemungkinan alokasi APBN akan bertambah, baik dari sisi kebutuhan belanja lembaga maupun transfer ke daerah dan dana desa, sehingga membutuhkan berbagai macam masukan agar proses alokasi ABBN DIY sesuai sasaran sehingga dapat mendukung visi dan misi Pemerintah Daerah,” imbuhnya.

Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Paku Alam X menegaskan bahwa menjaga kesehatan APBN adalah kunci dan daya tahan di tengah tekanan perekonomian global. Peningkatan produktivitas Sumber Daya Manusia, pembangunan infrastruktur, pembangunan infrastruktur digital, dan kebijakan fiksal menjadi faktor penting dalam menyikapi ketidakpastian tersebut.

“Pemda DIY memfokuskan skema pembiayaan kreatif dan inovatif, kebijakan pada investasi, desain belanja yang efisien, dan mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif serta mendorong pemanfaatan peluang usaha,” imbuhnya.

Pemilihan tema melihat pada kondisi perekonomian Indonesia saat ini yang tidak dapat terlepas dari perekonomian global yang penuh ketidakpastian yang terpengaruh oleh isu global seperti perang dagang antara Amerika Serikat dan tiongok, normalisasi kebijakan moneter Amerika Serikat, isu geopolitik, dan perubahan iklim.

MERAPI - WULAN YANUARWATI  Foto bersama Paku Alam X dengan jajaran pejabat di Kementerian Keuangan RI dan sektor pendukung.
MERAPI – WULAN YANUARWATI
Foto bersama Paku Alam X dengan jajaran pejabat di Kementerian Keuangan RI dan sektor pendukung.

Diskusi panel dipandu oleh Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran I Kanwil Ditjen Perbendaharaan DIY, Maria Imaculata Sri Nuryati. Pemaparan perkembangan ekonomi global dan domestik oleh Hidayat Amir, Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro, Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan RI.
Pemaparan perkembangan perekonomian Di Yogyakarta disampaikan oleh poppy Ismalina, Ekonom Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dan Pembahasan Kinerja Fiskal Daerah di yogyakarta dipaparkan oleh Heru Pudyo Nugroho.

Peserta berasal dari Kanwil Ditjen Perbendaharaan DIY, Pemerintah Provinsi/ Kabupaten/ Kota, Badan Pusat Statistik (BPS), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), Perbankan, dan Akademisi.

“Harapannya dapat mengumpulkan masukan-masukan yang berpotensi dlam penyempuranaan kebijakan demi keseimbangan perekonomian pusat dan daerah,” imbuh Heru. (C-4)

Read previous post:
Diduga Menipu, Oknum Rekanan Diringkus Polisi

SALATIGA (MERAPI)- Oknum rekanan proyek di Kota Salatiga berinisial As (47) warga Perumahan Bulu Permai Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo Salatiga

Close