Mabuk, Sopir Ugal-ugalan Nabrak Ojol

SLEMAN (MERAPI)- Dalam kondisi mabuk minuman keras, Ud (51) warga Caben, Sumbermulyo, Bantul mengemudikan mobil Toyota Sienta AB 1452 JJ secara ugal-ugalan di sekitar Jalan Kaliurang, Depok, Sleman, Senin (14/10) dinihari. Dia menabrak pengemudi ojek online (ojol), kabur dan berakhir menabrak tiang listrik akibat panik dikejar warga.
Akibat kejadian ini, pengendara motor Honda Revo AB 3048 GI yang merupakan pengemudi ojek online, yakni Sutriyanto (43) warga Krasak Yogyakarta mengalami luka di bagian kepala dan harus dilarikan ke rumah sakit. Sedangkan Ud ditangkap warga kemudian diserahkan ke aparat Polsek Depok Timur, Sleman.
Kapolres Sleman AKBP Rizky Ferdiansyah saat dikonfirmasi wartawan kemarin membenarkan kejadian ini. Dia mengatakan, peristiwa itu bermula saat pelaku dan korban sama-sama melaju dari arah utara ke selatan di Jalan Kaliurang.

“Saat sebelum kejadian, sepeda motor melaju di depan sedangkan mobil berada di belakangnya,” beber Rizky.
Setelah sampai di Simpang Empat Kentungan, korban berhenti lantaran lampu bangjo menyala merah. Saat itu tiba-tiba mobil pelaku tak ikut berhenti dan tetap melaju kencang. Akibatnya, korban diseruduk mobil pelaku. Kuatnya benturan menyebabkan korban terpental.
Usai terjadi tabrakan, pelaku bukannya berhenti namun jutsru kabur ke arah timur dengan kecepatan tinggi. Warga yang melihat kejadian itu lantas berusaha melakukan pengejaran. Sebagian warga lain menolong korban dan membawanya ke rumah sakit. Karena panik, pengemudi mobil justru menambah kecepatan.
Aksi kejar-kejaran antara pelaku dan warga berlangsung layaknya film action.

Sesampainya di Dusun Pojok Tiyasan, Depok, pelaku bermaksud belok ke perkampungan. Namun dia justru menabrak tiang listrik sehingga mobil berhenti dan ringsek. Pengemudi mobil selanjutnya diamankan warga dan diserahkan ke pihak kepolisian Polres Sleman.
“Diduga pengemudi mobil dalam pengaruh minuman keras. Dari dalam mobil juga ditemukan satu krat minuman keras berisi 24 botol,” kata Kapolres.
Sementara itu paska kejadian, kondisi mobil pelaku ringsek di bagian depan dan juga pecah ban di bagian depan kanan. Kapolres menduga setelah menabrak motor, ban mobil pecah namun oleh pengemudianya dipaksakan untuk berjalan.

“Barang bukti diamankan di Polsek Depok Timur, sedangkan kasus kecelakaan ini ditangani unit laka lantas Polres Sleman. Dari hasil pemeriksaan sementara pengemudi mobil juga tidak memiliki SIM,” pungkas Rizky. (Shn)

Read previous post:
Husnudzon

"Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan berburuk sangka (kecurigaan), karena sebagian dari berburuk sangka itu dosa." (Q.S.Al-Hujurat :12) KONTROVERSI, setiap

Close