DIDUGA SAKIT TAK KUNJUNG SEMBUH-Mukijem Nekat Tabrakkan Diri ke Kereta Api

WATES (MERAPI) -Warga Driyan, Wates, Kulonprogo, Mukijem (53) meninggal dunia setelah menabrakkan tubuhnya ke kereta api 54A Taksaka jurusan Jakarta-Yogya di barat palang pintu perlintasan kereta api Wates sisi barat (teteg kulon), Rabu (9/10). Diduga, korban nekat mengakhiri hidupnya lantaran depresi karena menderita sakit sejak lama dan tak kunjung sembuh.
Kapolsek Wates, Kompol Endang Suprapto kepada wartawan kemarin menyampaikan, peristiwa kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 04.10 WIB. Saat itu, KA Taksaka melaju dari arah barat.
“Masinis sempat melihat korban berdiri di tengah rel menghadap ke kereta,” kata Kompol Endang.

Melihat adanya orang yang berdiri di tengah rel kereta, masinis membunyikan semboyan atau klakson kereta api berulang kali. Namun, semboyan tersebut tidak diindahkan korban. Dia tetap berdiri di tengah rel kereta dan nampak sengaja menabrakkan tubuhnya ke kerata api.
“Korban tetap berdiri di tengah rel hingga akhirnya tertabrak kereta,” imbuh Kompol Endang.
Tubuh korban sempat terseret hingga sejauh 50 meter. Ia mengalami luka parah di seluruh bagian tubuh hingga meninggal dunia di lokasi kejadian.

Mendapat laporan adanya peristiwa kecelakaan ini, petugas Polsek Wates langsung mendatangi TKP. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Wates.
“Dari keterangan keluarga, korban sudah menderita sakit sejak lama. Diduga hal itu memicu korban nekat bunuh diri,” jelasnya. (Unt)

Read previous post:
Ditjen PSP Dukung Pengembangan Mekanisasi Pertanian Toli-Toli

JAKARTA (HARIAN MERAPI)- Kementerian Pertanian (Kementan) mendukung program prioritas Pemerintah Kabupaten Toli-Toli mempertahankan bahkan memperluas lahan pertanian. Tujuannya untuk menjamin

Close