KORBAN DIJANJIKAN DIBERI UPAH- Cabuli ABG Dituntut 7 Tahun


Terdakwa cabul tertunduk lesu saat disidangkan di PN Yogya. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)
Terdakwa cabul tertunduk lesu saat disidangkan di PN Yogya. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

YOGYA (MERAPI) – Seorang buruh harian lepas, Cnd (56) warga Kotagede Yogyakarta yang didakwa mencabuli ABG sebut saja Kencur (13-nama samaran) dituntut 7 tahun penjara di persidangan Pengadilan Negeri (PN) Yogya, Rabu (9/10).

Dalam tuntutan jaksa Ella Guandia Ratna Dewi SH, perbuatan terdakwa melakukan pencabulan terhadap saksi korban dilakukan pada tahun 2017 di rumah terdakwa di Kotagede.

Awalnya saksi korban yang bermain bersama temannya di samping rumah terdakwa dipanggil untuk masuk ke rumah. Saat itu terdakwa berdalih meminta saksi korban untuk memijat tubuhnya dengan janji akan diberi upah.

Saat saksi korban memijat, terdakwa memegang tangan saksi korban dan dimasukkan ke celana untuk memijat alat vitalnya. Karena takut dimarahi, saksi korban pun melakukan keinginan terdakwa.

Terdakwa juga sering memeluk saksi korban dari belakang dan melakukan pencabulan dengan memberi sejumlah uang. Setelah melakukan aksinya terdakwa mengatakan kepada saksi korban agar tidak menceritakan perbuatannya kepada siapapun.

Perbuatan terdakwa dijerat dengan pasal 76E UU No 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo pasal 82 ayat 1 UU No 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi UU. (C-5)


Read previous post:
DUA MAHASISWA DIADILI- Gelapkan Motor Rental untuk Bayar Utang

YOGYA (MERAPI) - Dua terdakwa Alf (23) dan Mra (25) warga Yogyakarta kembali diajukan dalam sidang yang di Pengadilan Negeri

Close