Pelatih PSS Pantau Kondisi Pemain

SLEMAN (HARIAN MERAPI) – Tim pelatih PSS Sleman terus memantau kondisi pemain meski libur latihan. Mereka tak mau ada pemain yang absen karena cedera atau dalam kondisi kurang fit saat menghadapi Kalteng Putra di Stadion Maguwoharjo 18 Oktober mendatang. Pasalnya tim butuh kemenangan di kandang untuk membungkam kritik performa kandang yang jarang mengokupansi tiga angka.

Nyaris tiap hari selama pemain liburan, pelatih kepala PSS, Seto Nurdiyantoro, mengingatkan pada pemain agar berlatih dan menjaga kondisi sebelum memasuki latihan persiapan lawan Kalteng. “Saya selalu ingatkan ke mereka, tiap hari, menjaga kondisi fisik dan kalau bisa latihan sendiri. Waktu yang ada sebelum pertandingan saat latihan nanti supaya efektif, enggak digunakan untuk pemulihan kondisi terus,” kata Seto, Senin (7/10).

Sejak Liga 1 bergulir, Seto memang belum pernah maksimal melakukan persiapan. Waktu latihan terbuang hanya untuk memulihkan kondisi pemain lantaran padatnya jadwal. Adanya jeda panjang sebelum bertempur lawan Kalteng Putra ingin dimanfaatkannya memberi materi baru pada pemain, termasuk memantapkan formasi alternatif. Di Liga, Seto tidak hanya menurunkan formasi 4-3-3 namun juga 3-5-2 dan 3-4-3. Formasi itu belum sempat dimatangkan dalam latihan karena dipakai dalam keadaan mendesak setelah sempat kekurangan pemain.

“Situasi sempat tidak memungkinkan karena kekurangan pemain jadi pakai formasi itu, saya harap bisa dimatangkan dan tidak ada komposisi yang hilang karena cedera,” sambung pelatih berlisensi AFC Pro itu.

Masalah lain yang harus dibereskan dalam jeda panjang adalah meningkatkan level permainan lini tengah. Saat ini PSS masih bergantung pada Brian Fereirra di lini tengah. Lalu Sidik Saimima juga bakal sering absen karena masih menjalani seleksi Tim Nasional (Timnas). Meski beberapa kali bisa melewati hadangan lawan tanpa Brian, aliran bola PSS masih bermasalah. Wajar bila Seto selalu bilang mereka menang karena beruntung di beberapa pertandingan, termasuk saat menyudahi perlawanan Bhayangkara FC dua gol tanpa balas di kandang lawan. Di sisi lain pemain anyar seperti Ocvian Chanigio masih butuh adaptasi.

“Dia (Ocvian) masih butuh adaptasi. Masih butuh kepercayaan diri, awal pertandingan masih belum in tapi setelah itu lumayan bagus mainnya. Bisa kami perbaiki lagi kan dalam latihan pas jeda panjang ini. Kekurangannya mungkin di fisik, kalau dia bisa meningkatkan kondisi fisiknya bagus,” terang Seto. (Des)

Read previous post:
Napak Tilas Perjuangan Pangeran Diponegoro

BERBAGAI pihak sangat antusias ikut menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-263 Kota Yogyakarta. Sebelum menggelar puncak acara,  Senin (7/10),

Close