TARGETKAN 3 ATLET LOLOS – Ikasi DIY Berangkatkan 23 Atlet ke Pra-PON


Para atlet dan ofisial tim anggar DIY berpamitan dengan pengurus KONI DIY. (Foto: Istimewa)

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Pengurus Daerah (Pengda) Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Ikasi) DIY memberangkatkan 23 atlet untuk mengikuti Pra-PON di Kampus Universitas Negeri Semarang (Unnes) Semarang, 10-22 Oktober mendatang. Dalam keikutsertaannya kali ini, DIY menargetkan bisa meloloskan setidaknya tiga atlet untuk tampil pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX-2020 Papua.

Menurut Ketua Kontingen DIY, Rohedy Goenoeng Purwohandoko, dari 23 atlet yang diberangkatkan DIY terdiri dari kategori sable putra dan putri, floret putra-putri dan degen putra-putri. “Sebenarnya terdapat kuota maksimal 24 atlet meliputi tiga kategori, baik sable, floret dan degen. Namun karena alasan kuliah, ada satu atlet yang tidak bisa kami berangkatkan. Jadi hanya 23 atlet yang kami berangkatkan,” terangnya usai berpamitan dengan jajaran pengurus KONI DIY di Gedung KONI DIY, Yogya, Senin (7/10).

Disebutkan Rohedy, pihaknya berharap bisa meloloskan tiga atlet menuju PON. “Di degen putra kami punya atlet andalan, Wisnu Agung. Kemudian Bastian di floret putra, serta Hapsari Faizah Fitriana di sable putri,” ujarnya.

Meski demikian, Rohedy mengungkapkan bahwa persaingan dengan daerah lain cukup ketat. “Persaingannya merata, tidak ada daerah yang mendominasi. Jadi masing-masing daerah punya andalan di tiap kategori. Misalnya Palembang punya atlet yang bagus di sable, kemudian Kalimantan Barat bagus di floret putri. Begitu pula Jawa Barat yang pada PON lalu jadi juara umum. Tapi kami juga perlu mewaspadai Jawa Tengah sebagai tuan rumah,” ungkapnya.

Rohedy menambahkan, tidak hanya penyelenggaraan Pra-PON, dalam kesempatan itu juga diadakan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Anggar yang menjadi agenda tahunan PB Ikasi. “Nah, kalau untuk Kejurnas, kami mengirimkan kuota maksimal 24 atlet. Di Kejurnas ini juga dibagi kelompok umur, mulai dari pra-kadet, kadet, junior hingga senior. Jadi untuk nama-nama atletnya berbeda dengan yang kami daftarkan Pra-PON,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI DIY, Djoko Pekik Irianto menyampaikan, pihaknya berharap para atlet DIY yang bertanding pada Pra-PON maupun Kejurnas Anggar, bisa meraih hasil maksimal. “Setelah melalui serangkaian persiapan, diharapkan bisa mendapatkan hasil sesuai. Apa yang sudah dipersiapkan, menjadi modal bagi para atlet untuk berjuang,” tuturnya. (Oro)

Read previous post:
KARNAVAL PUNCAK HUT KOTA YOGYA SEMARAK-Semangat Wujudkan Yogya Kota Nyaman Huni

JETIS (MERAPI)- Karnaval budaya Wayang Jogja Nigth Carnival (WJNC) #4 puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-263 Kota Yogyakarta berlangsung semarak

Close