Bobol Toko Besi, Pencuri Gondhol Uang Rp 36 Juta

DEPOK (MERAPI)- Pelaku pencurian di toko besi Kondang Jaya di Dusun Papringan, Caturtunggal, Depok, Sleman akhirnya ditangkap aparat Polsek Depok Barat, Kamis (18/9) malam. Pelaku diketahui memanjat atap toko kemudian menggasak uang Rp 36 juta.
PLH Kapolsek Depok Barat AKP Munhamir mengatakan, pelaku yang diamankan yakni PC (48) warga Papringan, Caturtunggal, Depok. Dari tangan pelaku polisi menyita barang bukti berupa uang Rp 3,7 juta, dompet dan handphone.
“Pelaku dan korban ini masih satu kampung. Kita berhasil amankan pelaku di rumahnya beserta barang bukti,” ujar AKP Munhamir, Jumat (20/9).
Dijelaskan Munhamir, pencurian diketahui korban Andreas (52) saat hendak membuka toko, Sabtu (14/9) pagi. Saat itu korban melihat atap toko bangunan dalam kondisi terbuka. Curiga dengan hal itu, korban lantas mengecek ke dalam toko.

Saat dicek, korban terkejut setelah melihat uang Rp 36 juta yang berada di laci meja dan handphone telah raib. Atas kejadian itu korban mengalami kerugian mencapai Rp 38 juta. Dia lalu melapor ke Polsek Depok Barat.
Mendapat laporan tersebut, dengan dipimpin Panit Reskrim Polsek Depok Barat Aiptu Fernando DJ, polsi kemudian melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku pencurian, yang merupakan tetangga korban.
“Setelah kita pastikan PC merupakan pelaku pencurian, dia langsung kita sergap di rumahnya. Kita juga temukan barang bukti uang sisa pencurian dan handphone korban,” kata Nando.
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, pelaku masuk dalam toko dengan cara memanjat tembok makam yang berada persis di sampingnya. Kemudian pelaku membuka atap toko dan masuk guna menguras barang berharga di dalamnya.

Namun naas setelah berhasil mengambil uang dan dan handphone korban, pelaku justru buang hajat di atas atap saat akan kembali. Akibatnya pelaku terjatuh dari atap sehingga kaki kiri bagian paha pelaku patah.
“Kaki kiri pelaku patah akibat terjatuh dari atap toko bangunan. Namun pelaku berhasil melarikan diri, hingga akhirnya pelaku berhasil kita amankan,” katanya.
Nando menambahkan dari hasil pemeriksaan uang hasil pencurian digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari termasuk bermain judi dadu. Kini pelaku harus mendekam di sel tahanan Mapolsek Depok Barat.
“Pelaku kita jerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun kurungan penjara,” pungkas Nando. (Shn)

Read previous post:
HIDUPKAN BUDAYA BERSEPEDA-KPO Jekpot Sidoarum Dideklarasikan

KOMUNITAS Pecinta Onthel (KPO) Jengkelingan Kramat Potrowangsan (Jekpot), Dukuh Potrowangsan, Sidoarum, Godean, Sleman, Minggu (22/9) resmi dideklarasikan di Lapangan Voli

Close