Ancam Bunuh Tetangga, Diadili


Terdakwa saat mendengarkan pembacaan dakwaan jaksa di PN Bantul. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)
Terdakwa saat mendengarkan pembacaan dakwaan jaksa di PN Bantul. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

BANTUL (MERAPI) – Seorang sales, IP alias Hawing (34) warga Sewon Bantul diadili di Pengadilan Negeri (PN) Bantul, Kamis (19/9). Terdakwa didakwa telah mengancam ingin membunuh tetangganya atau saksi korban Sri Lestari kalau teriak dan mengancam diajak kencan.

Dalam dakwaan jaksa Sari Endah Astuti SH di hadapan hakim Sri Wijayanti Tanjung SH dan penasihat hukum Junaedi SH diketahui, awalnya terdakwa pada Kamis 19 Juli 2019 pukul 02.30 datang ke rumah saksi Sri Lestari di Sewon Bantul. Sesampai di rumah saksi korban kemudian masuk melalui pintu samping dan memutus tali yang mengikat di pintu dengan pisau.

Selanjutnya terdawa mendorong pintu hingga terbuka terdakwa masuk dan bertemu dengan korban kemudian berkata: “Ayo tak kasih uang Rp 300 ribu, ayo keluar, kalau teriak tak bunuh.”

Saat mengatakan hal itu terdakwa mengarahkan pisau yang dibawa ke dada saksi korban. Hal itu membuat saksi korban ketakutan kemudian menyuruh terdakwa untuk ke luar rumah duluan.

Karena ketakutan saksi korban menutup dan mengunci pintu rumah lalu membangunkan anaknya dan bercerita kalau akan dibunuh terdakwa. Saat itu terdakwa masih menunggu di luar rumah dan berusaha untuk masuk sehingga saksi korban kemudian berteriak maling-maling.

Akibat perbuatan terdakwa tersebut, saksi korban ketakutan dan merasa terancam nyawanya. Untuk itu saksi korban bersama suaminya melaporkan peristiwa itu ke polisi. (C-5)


Read previous post:
GUGATAN 2 DOSEN DI PHI TIDAK DITERIMA- STIKes Madani Tak Lakukan PHK Sepihak

YOGYA (MERAPI) - Ketua Pengurus Yayasan Madani Yogyakarta, Tito Hadi Priyatna SH menegaskan bahwa STIKes Madani Yogyakarta tidak pernah melakukan

Close