POMNAS BASKET 2019 – Putri DIY Raih 2 Kemenangan Beruntun

JAKARTA (HARIAN MERAPI) – Tim bola basket putri DIY tampil mengejutkan di ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) 2019 di Hall Bola Basket GMSB Jakarta Selatan mulai Minggu (16/9) malam. Skuad besutan Alfa Hari Kusumanegara ini mampu mengalahkan Bali, Minggu (15/9) malam dengan skor telak 86-34. Lalu Senin (16/9) malam putri DIY kembali tampil luar biasa dengan mengalahkan Kalimantan Timur (Kaltim) 70-32.

Alfa mengatakan dua kemenangan itu lantaran tim sudah sangat siap menghadapi segala kemungkinan di atas lapangan. “Persiapan tim sudah sangat matang jadi mereka bisa menghadapi berbagai macam taktik lawan di atas lapangan. Lagipula para pemain kami sudah siap secara fisik dan mental. Masih banyak pertandingan saya kira tidak boleh jemawa dulu,” kata Alfa, Selasa (17/9).

Dua kemenangan itu membawa DIY memimpin klasemen sementara Pool X dengan empat angka. Tim putri DIY sendiri masih akan melawan Provinsi Jawa Timur (Jatim), Jumat (20/9) dan Bengkulu, Sabtu (21/9). Alfa sadar laga melawan Jatim bakal menjadi pertandingan ketat. Jatim sendiri merupakan tim favorit juara bersama DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Bali.

Waktu dua hari usai lawan Kaltim dimanfaatkannya untuk memulihkan kondisi fisik para pemain. “Target tentu menang tapi pertandingannya bakal berat, anak-anak harus lebih siap jadinya saya instruksikan istirahat total selama dua hari ini,” imbuh Alfa.

Sayang tren positif tim putri DIY tidak diikuti putra. Di laga perdana mereka, Selasa (17/9) tim putra DIY menyerah 52-70 dari Jawa Tengah (Jateng). DIY masih bisa mengimbangi Jateng di babak pertama namun cederanya Nurhamid Budi Sutrisno mengubah arah pertandingan. Pebasket asal UII ini harus dilarikan ke rumah sakit usai mendapat cedera leher yang cukup serius. “Saya harap dia lekas sembuh karena jalan kariernya masih panjang,” ujar Andi Hirawan perwakilan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sleman yang turut menemani tim basket Pomnas DIY di Jakarta kemarin.

Penampilan DIY mendapat perhatian khusus dari pecinta bola basket mahasiswa. DIY terakhir kali mengirimkan tim basket pada Pomnas 2013. Pada 2015 dan 2017, mereka urung tampil karena berbagai alasan. Tim DIY diisi 24 pemain, yang terdiri dari 12 putra dan 12 putri. Mereka terdiri dari 10 mahasiswa UGM, delapan mahasiswa Universitas Atmajaya, dua pemain UNY, dan satu pemain dari Universitas Sanata Dharma. Beberapa nama di antaranya adalah Hilrius Brian, Daffa Afif Akbar, Avin Kurniawan, Lalu Rizky Putra Perdana, Ismi Anggini, dan Felicia Amanda. (Des)

Read previous post:
Program e-RDKK dan Kartu Tani Tekan Penyalahgunaan Pupuk Bersubsidi

BANJARMASIN (HARIAN MERAPI)- Penerapan program e-RDKK dan kartu tani diyakini dapat menekan penyalahgunaan pupuk bersubsidi. Apalagi, mengingat alokasi pupuk bersubsdi

Close