PASCAOTT KPK -Forpi Kota Yogya Minta Kejelasan Proyek SAH


Baharuddin Kamba SH (Merapi-Istimewa)
Baharuddin Kamba SH (Merapi-Istimewa)

YOGYA (MERAPI) – Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Yogya mempertanyakan proyek rehabilitasi Saluran Air Hujan (SAH) di Jalan Soepomo dan Babaran Umbulharjo Kita Yogyakarta setelah empat pekan pascaOperasi Tangkap Tangan (OTT) Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap tiga orang, salah satunya jaksa fungsional Kejari Yogya. Pasalnya, hingga saat ini proyek tersebut belum ada kelanjutan.

“Kejelasan Pemkot Yogyakarta atas kelanjutan proyek SAH sangat diperlukan agar tidak menimbulkan dampak sosial ekonomi yang perkepanjangan terhadap warga yang terdampak atas pembangunan proyek SAH senilar Rp 8 miliar,” ujar Baharuddin Kamba SH, Koordinator Forpi Kota Yogya kepada wartawan kemarin.

Untuk itu publik harus mendapatkan informasi hasil dari konsultasi Kepala Dinas PUPKP Kota Yogya dengan KPK dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPBJP). Bila proyek SAH mangkrak terlalu lama dikhawatirkan tak selesai saat musim hujan dan berdampak bagi masyarakat.

Untuk itu, Forpi Kota Yogya meminta kepada Pemkot Yogya agar memberi kepastian atas kelanjutan proyek SAH. Bila konsultasi ke KPK tidak membuahkan hasil dapat dimintakan pendapat ke akademisi selain ahli bidang hukum yang ada dilingkungan Pemkot.

“Hal ini penting karena sudah empat pekan proyek SAH masih mangkrak. Kasihan warga sekitar yang terdampak dari proyek SAH. Jangan sampai sudah ada korban baru ada tindakan,” tegas Baharuddin. (C-5)

Read previous post:
ilustrasi
SP3 ALASAN KEDALUWARSA SAH- Praperadilan Elly terhadap Kapolda Ditolak

SLEMAN (MERAPI) - Sidang praperadilan yang diajukan pemohon Elly Ningsih terhadap termohon Kapolda DIY di Pengadilan Negeri (PN) Sleman, Selasa

Close