Terjerat Rentenir, Bakul Mie Ayam Jadi Maling

PAKEM (MERAPI)- Petugas Unit Reskrim Polsek Pakem menangkap BT (40), penjual mie ayam warga Condongcatur, Depok, Sleman. Penyebabnya, dia mencuri uang dan ponsel milik pengunjung sebuah salon di Pakembinangun, Pakem, Sleman. Uang hasil mencuri digunakan untuk membayar utang ke rentenir.
Saat ini pelaku beserta barang bukti berupa dua handphone, helm, jaket dan sepeda motor pelaku diamankan di Mapolsek Pakem. “Pelaku memanfaatkan kelengahan korban yang menaruh barang-barang tersebut dan ditinggal di laci motor tanpa pengawasan,” ujar Kapolsek Pakem Kompol Haryanta kepada wartawan, Rabu (11/9).
Dijelaskan Haryanta, peristiwa itu bermula saat pelaku datang ke Salon Ramai yang berada di Pakembinangun Pakem Sleman. Saat itu, pelaku datang untuk menyelesaikan masalah dengan pemilik salon yakni Ny Mamik Salon (60).

Setelah urusan selesai, pelaku meninggalkan lokasi dan melihat uang serta HP korban tertinggal di laci motor yang diparkir di halaman salon. Dia pun kepincut mengambil barang korban di laci motornya itu.
Kejadian ini diketahui setelah korban keluar dari salon mendapati dompet dan handpone tersebut sudah hilang. Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian Rp 5 juta, dan melapor ke Mapolsek Pakem.
Mendapat laporan itu, dengan dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Pakem AKP Nasirudin, polisi melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan saksi-saksi. Alhasil petugas berhasil mengantongi identitas pelaku berdasarkan cici-cirinya.
“Ciri-ciri pelaku yang diduga melakukan tindak pidana pencurian tersebut mengarah kepada seseorang yang berada di lokasi kejadian, yakni BT,” beber Nasirudin.

Tidak mau buruannya lepas, petugas langsung bergerak cepat dengan mengamankan pelaku berikut barang buktinya di rumah dinas Pegadaian Pakem. Pelaku kemudian digelandang ke Polsek Pakem guna proses hukum selanjutnya.
“Saat kita tangkap, pelaku langsung mengakui perbuatannya. Barang bukti belum dijual namun uang sudah habis untuk memenuhi kebutuhan hidupnya,” katanya.
Sementara itu pelaku yang bekerja sebagai penjual mie ayam ini mengaku nekat melakukan pencurian karena terdesak kebutuhan ekonomi. Hasil pencurian digunakan untuk membayar utang di bank maupun bank plecit (rentenir).
“Rencananya hasil pencurian itu untuk bayar utang, saya punya banyak hutang di bank maupun plecit,” jelasnya.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara. (Shn)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
PERANGKAT PILKADES E-VOTING: Pemkab Sleman Siapkan Rp 26 M

SLEMAN (MERAPI) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman menyiapkan anggaran lebih dari Rp 26 miliar, untuk pengadaan barang dan jasa guna

Close