Kampung Panca Tertib Perlu Tetapkan Tenggat Pencapaian

UMBULHARJO (HARIAN MERAPI) – Kampung-kampung di Kota Yogyakarta yang telah mendeklarasikan diri sebagai kampung Panca Tertib diminta menetapkan tenggat waktu pencapaian ketertiban. Tenggat itu agar kategori ketertiban yang telah dideklarasikan bisa selesai atau tercapai ketertibabnnya.

“Setelah deklarasi selesai, perlu menetapkan kapan kategori ketertiban yang dideklarasikan itu selesai (tertib). Kalau tidak ditetapkan, bertahun-tahun bisa tidak selesai capaian tertibnya,” kata Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi, saat membuka pembekalan tugas pelopor ketertiban gerakan Kampung Panca Tertib, di Balaikota, Senin (9/9).

Dicontohkan kampung menargetkan dalam waktu dua tahun bisa mencapai ketertiban kategori tertib lingkungan terkait sampah yang telah dideklarasikan. Setelah ditetapkan tenggat waktu pencapaian ketertiban tersebut, maka bisa beralih ke kategori ketertiban lainnya.

Dia menyatakan kategori ketertiban Panca Tertib juga bisa salin berkaitan dalam satu kampung. Misalnya kategori tertib usaha juga berkaitan dengan tertib lingkungan. Contoh di wilayah ada usaha pembuatan tahu maka harus tahu bagaiman limbah airnya tidak mencemari lingkungan. “Kampung Panca Tertib ini melibatkan peran masyarakat untuk tertib agar lingkungan yag kita tinggal aman dan nyaman,” imbuhnya.

Selain itu perlu ada pembinaan dan pengarahan kepada kampung-kampung yang telah mendeklarasikan Kampung Panca Tertib. Para pelopor ketertiban di Kampung Panca tertib juga diharapkan bisa menyusun progam kegiatan dan anggaran. Penyusunan program kampung Panca Tertib itu bisa untuk optimalisasi pemanfaatkan dana keistimewaan (Danais) DIY.

“Danais DIY bisa mendanai basis kampung. Tapi tidak bisa untuk RT/RW. Harapannya para pelopor ketertiban di kampung Panca Tertib bisa menyusun program sehingga bisa diajukan menggunak danais,” tambah Heroe.

Sementara itu Kepala Dinas Satuan Polisi (Satpol) PP Kota Yogyakarta Agus Winarto mengakui selama ini kampung-kampung yang telah mendeklrasikan Panca Tertib belum menetapkan tenggat waktu pencapaianya. Hal itu menjadi masukan yang akan didorong ke kampung-kampung. Saat ini di Kota Yogyakarta ada 70 kampung yang mendeklerasikan Kampung Panca Tertib.

“Kampung Panca Tertib terus dievaluasi. Tujuan utama adalah membangun kesadaran warga sehingga tertib tanpa harus diingatkan. Setelah deklarasi kami dorong bisa mendetailkan ketertiban apa yang bisa dilaksanakan. Tidak usah muluk-muluk yang penting riil persoalan di wilayah dan bisa dilaksanakan,” jelas Agus.

Ada sekitar 70 pelopor atau relawan ketertiban yang mendapatkan pembekalan. Mereka berasal dari 7 kampung yang mendeklarasikan Kampung Panca Tertib belum lama ini yaitu Kampung Cokrodiningratan, Kadipaten Kidul, Celeban, Tempel Gedongkuning, Jatimulyo dan Demangan. (Tri)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Jalan Bausasaran Dibidik Jadi Satu Arah

UMBULHARJO (HARIAN MERAPI) - Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta terus memperbanyak kajian manajemen lalu lintas satu arah. Terutama pada ruas jalan

Close