Advokat Peradi Harus Didukung Kualitas SDM


Suyanto Siregar (kiri) bersama advokat senior Otto Hasibuan. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)
Suyanto Siregar (kiri) bersama advokat senior Otto Hasibuan. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

YOGYA (MERAPI) – Ketua Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia (DPC Peradi) Wonosari, Suyanto Siregar SH menilai dengan bertambahnya jumlah advokat anggota Peradi harus diimbangi dengan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Sehingga advokat Peradi mampu bersaing di tengah banyaknya advokat di Indonesia dan mampu menjangkau semua lapisan masyarakat. “Dengan bertambahnya keanggotaan Peradi diharapkan dapat memberikan manfaat dari pelayanan bagi masyarakat pencari keadilan sampai ke pelosok daerah,” ujar Suyanto Siregar SH kepada wartawan di Kampus Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (FH UII) Yogya, Jumat (6/9).

Disebutkan, jumlah advokat Peradi di DIY akan bertambah usai dilakukan Ujian Profesi Advokat (UPA). Sampai akhirnya Agustus 2019 jumlah anggota Peradi yang mengikuti UPA mencapai 372 orang.

Sebelum mengikuti UPA, para peserta sebelumnya telah menempuh Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA). Setelah lulus para peserta UPA dapat menjalani magang di kantor advokat sebelum dilantik dan diambil sumpah menjadi advokat.

“Untuk itu Peradi benar-benar mengutamakan kualitas dan zero KKN. Artinya seorang yang mengikuti UPA Peradi tidak serta merta lulus, tetapi harus memenuhi standar nilai yang telah ditentukan DPN Peradi. Selain itu advokat Peradi harus benar-benar mentaati peraturan organisasi dan perundang-undangan dan kode etik advokat,” tegas Suyanto. (C-5)


Pin It on Pinterest

Read previous post:
Bandeng Percepat Sembuhnya Luka

CARA mencegah atau menghindari gangguan kesehatan tak perlu membutuhkan banyak biaya. Termasuk juga untuk membantu melawan beberapa keluhan kesehatan. Satu

Close