Brian Fereirra Hormati Kontrak PSS

Brian Fereirra diincar beberapa klub Liga 1. (HARIAN MERAPI-SWADESTA ARIA WASESA)

SLEMAN (HARIAN MERAPI) – Kompetitifnya para penggawa PSS Sleman selama putaran pertama Liga 1 membuat banyak klub menggoda mereka supaya hengkang. Salah satu yang kerap digoda adalah gelandang Argentina berpaspor asal Irak, Brian Fereirra. Baru pertama kali mencicipi atmosfer Liga 1, gelandang berusia 25 tahun ini sudah membukukan empat assist dan delapan gol.

Tim yang naksir berat dengan Brian tampaknya harus siap kecewa lantaran pemain yang punya tendangan jarak jauh keras dan akurat ini enggan meninggalkan PSS.

“Saya punya kontrak dengan PSS sampai Desember 2019 nanti. Saya hormati kontrak itu baru berpikir yang terbaik untuk karier dan keluarga saya. Sejauh ini saya juga masih sangat nyaman di Sleman,” kata Brian, Selasa (3/9).

Seto Nurdiyantoro, pelatih kepala PSS juga tak ingin Brian hengkang dari klub. Seto terang-terangan menyebut bahwa Brian adalah pemain kunci di PSS saat ini. Perannya juga nyaris tak tergantikan. Sempat absen dari pertandingan lantaran akumulasi kartu, lini serang PSS tidak sehidup ketika Brian menjadi otak serangan di lini tengah. Belum ada juga pemain yang punya tendangan jarak jauh seakurat pemain yang sempat memperkuat Argentina U-17 itu. “Brian faktor penting di tim ini. Catatan statistiknya juga sangat baik. Setelah evaluasi kemarin makanya saya bilang dia tetap bertahan,” kata Seto kepada Merapi, Selasa (3/9).

Konsistensi Brian sendiri bakal jadi sorotan di empat pertandingan putaran kedua yang bakal dilakoni PSS dari pertengahan September nanti. PSS akan melakoni empat partai berat. Mereka akan ke Padang menghadapi Semen Padang 13 September mendatang lalu melakoni laga kandang melawan Persipura enam hari berselang. Hanya punya waktu istirahat empat hari skuad PSS harus terbang ke Malang menghadapi Arema yang ditutup 29 September dengan menjamu Madura United di Stadion Maguwoharjo.

Pelatih berusia 45 tahun itu menegaskan hasil di putaran pertama lalu tidak bisa jadi patokan lantaran tiap tim Liga 1, terutama empat klub yang mereka hadapi selama September sudah melakukan banyak perubahan. Semen Padang yang kini berada di dasar klasemen sementara menahan imbang PSS di putaran pertama. Mereka kini menambah amunisi dengan mendatangkan gelandang berpengalaman, Yu Hyun Koo dan striker Brasil Henrique Santos.

Sementara Persipura yang ditahan imbang 1-1 PSS di Jayapura belum terkalahkan selama empat pertandingan setelah ditangani Jacksen F Thiago.

Arema, yang mereka kalahkan 3-1 di Stadion Maguwoharjo mulai menemukan permainan terbaik bersama pelatih Seslija, bahkan kini berada di peringkat empat klasemen sementara. Terakhir, Madura United yang mereka permalukan 0-1 di putaran pertama menambah kekuatan dengan mendatangkan pemain asing asal Australia Ante Bakmaz.

“Tiap tim mengubah komposisi di putaran kedua. Kami akan menjalani partai berat selama September dengan tim yang sudah mengalami perubahan, ada yang sudah menanjak juga. Di lain sisi kami belum mendapat pemain yang diinginkan. Saya rasa tim harus benar-benar fokus lagi di bulan September ini,” kata Seto. (Des)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
PSIM Datangkan Kiper dan Stoper

YOGYA (HARIAN MERAPI) - Rapuhnya lini belakang PSIM Yogya yang mendapat sorotan membuat manajemen mendatangkan sejumlah pemain baru untuk menutup

Close