SIDANG PELANGGARAN IZIN USAHA- Saksi Akui Awalnya Perusahaan Belum Berizin


Jaksa, saksi dan terdakwa saat ditunjukkan bukti-bukti di hadapan majelis hakim. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)
Jaksa, saksi dan terdakwa saat ditunjukkan bukti-bukti di hadapan majelis hakim. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

BANTUL (MERAPI) – General Manager (GM) PT Merak Jaya Beton, Ir TH SE MM yang beralamat di Banguntapan Bantul kembali diajukan dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Bantul, Jumat (23/8). Dalam kesempatan tersebut, jaksa Lintang Ashari SH menghadirkan saksi Muhammad Aziz selalu pihak tenaga pemasaran PT Merak Jaya Beton.

“Memang awalnya perusahaan belum memiliki izin. Tetapi sekarang sudah memiliki semua izin yang dibutuhkan,” ujar Aziz. Diketahui, awalnya perusahaan yang bergerak di bidang usaha beton readymix (beton siap pakai) dan stone crusher pada tahun 2017 sampai 2018 belum melengkapi izin. Tetapi usaha tersebut tetap berjalan dengan memproduksi dan menjual kepada konsumen atau pelanggan.

Untuk itu pada Oktober 2017 sampai Juli 2018 terdakwa telah melakukan kegiatan usaha memproduksi beton readymix yang digunakan untuk pembangunan sarana prasarana Kantor PT Merak Jaya Beton Cabang Yogyakarta yaitu mendirikan bangunan Kantor PT Merak Jaya Beton Cabang Yogyakarta dan mendirikan instalasi produksi beton readymix/batching plant.

Selain digunakan untuk pembangunan sarana prasarana kantor, terdakwa juga memperdagangkan readymix kepada khalayak umum. Selama ini produksi beton readymix tanpa terlebih dahulu memiliki izin dari pihak yang berwenang.

Sementara izin lingkungan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bantul terhadap PT Merak Jaya Beton baru diterbitkan pada tanggal 14 Agustus 2018. Untuk itu terdakwa didakwa telah melakukan pelanggaran terhadap undang-undang karena menjalankan usaha tanpa disertai izin. (C-5)


Pin It on Pinterest

Read previous post:
ROTASI JABATAN DI POLDA DIY- Brigjen Karyoto Jabat Wakapolda

DEPOK (MERAPI)- Rotasi jabatan kembali terjadi di lingkup Polda DIY. Kali ini Wakapolda DIY Brigjen Pol Bimo Anggoro Seno digantikan

Close