PENANGANAN TAK JELAS- JCW Minta Kejari Yogya Buka Kasus Mentel


Baharuddin Kamba SH (Merapi-Istimewa)
Baharuddin Kamba SH (Merapi-Istimewa)

YOGYA (MERAPI) – Jogja Corruption Watch (JCW) berharap dengan adanya OTT KPK yang terjadi beberapa waktu lalu menjadi pintu masuk untuk membuka kembali kasus dugaan korupsi Menara Telekomunikasi (Mentel) yang pernah ditangani Kejaksaan Negeri Kota Yogyakarta. Pasalnya, hingga kini kasus tersebut belum ada kejelasannya.

“Padahal beberapa orang dari kalangan eksekutif dan legislatif pernah dipanggil oleh pihak Kejari Kota Yogyakarta. Persoalan kasus Mentel ini pernah kami sampaikan kepada KPK pada awal Juli tahun 2018 lalu,” ujar Baharuddin Kamba SH, Koordinator Pengurus Harian JCW kepada wartawan, Kamis (22/8).

Informasi yang disampaikan JCW kepada KPK adalah adanya perbedaan data terkait dengan jumlah Mentel yang ada di Kota Yogyakarta. Termasuk tidak adanya penertiban (pembiaran) atas pelanggaran terhadap Mentel ilegal.

Data dari Dinas Perizinan ada sebanyak 104 yang mengantongi izin. Sementara yang ada dalam draf Perda yang dibahas oleh Pansus DPRD Kota Yogyakarta sebanyak 222. Sehingga ada selisih 118 yang berdiri di Kota Yogyakarta dan tidak terdaftar.

Hingga saat ini penanganan kasus Mentel oleh pihak Kejaksaan Negeri Kota Yogyakarta belum jelas. “Dengan adanya oknum Kejari Kota Yogyakarta yang kena OTT KPK diharapkan menjadi semangat bagi Kejaksaan Negeri Kota Yogyakarta untuk mengusut tuntas dugaan korupsi pada kasus Mentel yang pernah ditangani dan kami berharap kasus Mentel dibuka lagi,” tegasnya. (C-5)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
DIDAKWA GELAPKAN UANG PROYEK- Pemborong Bangunan Mulai Disidangkan

BANTUL (MERAPI) - Pemborong bangunan, SH (45) warga Karangasem Gilangharjo Pandak Bantul mulai diajukan ke sidang pidana Pengadilan Negeri (PN)

Close