JUMLAH KORBAN MENINGKAT-PT KAI Ingatkan Bahaya Selfie di Rel KA

YOGYA (MERAPI)– Lokomotif seberat 84 ton ditarik oleh 10 orang menggunakan tali tambang pada acara lomba tarik lokomotif yang diadakan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6, Rabu (21/8) di Depo Lokomotif Yogyakarta. Dalam kesempatan itu, PT KAI juga mengingatkan bahaya selfie atau swafoto di rel kereta yang belakangan ini ngetren.
Manager Hubungan Masyarakat PT KAI (Persero) Daop 6, Eko Budiyanto mengatakan, selain untuk memperingati HUT ke-74 Republik Indonesia, acara ini juga digelar sebagai sarana edukasi pada masyarakat agar tidak sembarangan melakukan swafoto saat Kereta Api melintas. “Masyarakat bisa langsung melihat dan diawasi petugas pada saat acara berlangsung sehingga tidak perlu melakukan swafoto berbahaya di Stasiun, Jembatan, atau rel Kereta Api,” ujar dia.

Dikatakan, kecelakaan akibat swafoto di lintasan Kereta Api mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir. “Meski belum ada data pasti, namun jumlahnya naik. Beberapa waktu yang lalu bahkan terjadi di Purwosari, wilayah Daop 6,” ujarnya. Ditambahkan, kecenderungan anak muda melakukan swafoto di lintasan kereta api sangat berbahaya. Sebab biasanya hanya dilakukan untuk sebuah konten menarik di sosial media.
Sementara itu, perlombaan diikuti 16 grup masing-masing 10 orang, terdiri dari kelompok Rail Fun, Pegawai Kereta Api, Siswa BPPT, porter, kundektur, petugas DIPO, dan awak media. Lokomotif yang digunakan jenis Diesel Electric CC 2018306 dan CC 2017718.(C-4)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
PROYEK DRAINASE TERHENTI USAI OTT KPK-Pemkot Yogya Siap Lelang Ulang

UMBULHARJO (MERAPI)- Proyek rehabilitasi saluran drainase di Jalan Dr Soepomo dan Bababaran (Supomo Cs) Kota Yogyakarta yang sudah mulai dikerjakan

Close