Atlet Pra-PON Pamitan ke KONI DIY

Para atlet dan ofisial tim basket 3×3 DIY saat berpamitan dengan pengurus KONI DIY. (HARIAN MERAPI-BENI WIDYASWORO)

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Sejumlah atlet DIY yang bakal mengikuti kualifikasi atau Pra Pekan Olahraga Nasional (PON) berpamitan dengan KONI DIY pada Kamis (15/8) siang. Terdapat 6 cabang olahraga (cabor) yang berpamitan dengan KONI DIY, meliputi angkat besi, angkat berat, binaraga, biliar, basket 3×3 dan rugbi.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum KONI DIY, Djoko Pekik Irianto mengatakan, pelepasan para atlet DIY tersebut merupakan yang kedua kalinya dilakukan pada tahun ini setelah sebelumnga juga sudah terdapat beberapa atlet DIY yang bertanding pada Pra-PON dan ada yang sudah menggenggam tiket menuju PON XX-2020 di Papua.

“Pesan saya, para pelatih agar benar-benar mengawal para atlet ini agar bisa meraih target yang telah dicanangkan. Tak perlu mikir target juara dulu, yang terpenting lolos ke Papua. Kalau memang para atlet ini sudah melakukan persiapan dengan matang dan berusaha keras, nanti hasilnya pasti maksimal,” katanya, kemarin.

Disebutkan Djoko Pekik, sudah terdapat 32 atlet yang memastikan diri lolos ke Papua. “Harapannya para atlet yang akan bertanding ini bisa menyusul rekannya yang sudah lolos. Kan ada 32 yang sudah lolos. Jadi besok saat berangkat ke Papua bisa bareng-bareng,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan dari cabor basket 3×3, Cristian C Rotty yang juga menjadi manajer tim menyebutkan bahwa sistem yang digunakan pada Pra-PON kali ini menggunakan sistem sama dengan Kejurnas. “Pertandingan akan dilaksanakan pada 17-18 Agustus mendatang. Rencana tim berangkat nanti malam (tadi malam,red). Sistem pertandingannya sama dengan Kejurnas tapi hanya cari peringkat 7 tim terbaik,” tuturnya.

Dilanjutkan pria yang menjadi Kabid Binpres Perbasi DIY tersebut, pihaknya sudah menyiapkan dua tim untuk meraih tiket ke Papua. “Persiapan sudah kami lakukan sejak April lalu. Harapannya bisa masuk 7 tim terbaik sehingga bisa ke Papua. Tidak ada final juga dalam pertandingan Pra-PON ini karena hanya cari tiket lolos ke Papua saja dengan peringkat 7 terbaik itu,” lanjutnya. (Oro)

Read previous post:
Tahan Serangan Ulat, Petani Srikayangan Mulai Tanam Bibit Bawang Merah Thailand

SENTOLO (HARIAN MERAPI) - Petani bawang merah di Desa Srikayangan, Sentolo Kulonprogo, mulai mengganti bibit lokal dengan varietas Thailand pada

Close