PKL Denggung Tertibkan Lapaknya

MERAPI-ATIEK WIDYASTUTI H  PKL Lapangan Denggung membereskan dagangan mereka.
MERAPI-ATIEK WIDYASTUTI H
PKL Lapangan Denggung membereskan dagangan mereka.

SLEMAN (MERAPI) – Petugas gabungan Kabupaten Sleman melakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) yang sehari-hari mangkal di sekitar Lapangan Denggung Sleman, Rabu (14/8). Mereka diberi waktu hingga pukul 12.00 WIB untuk melakukan penertiban secara mandiri. Jika lewat pukul 12.00 WIB akan dilakukan pembongkaran paksa.

Tim gabungan tersebut terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Bagian Pembangunan, Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan yang lain. Mereka tiba di lokasi pukul 07.30 WIB dan langsung mendekati sejumlah PKL untuk diberikan waktu akan menertibkan mandiri.

“Ternyata mereka mematuhi aturan. Hingga batas waktu yang kita berikan, mereka melakukan penertiban secara mandiri,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Bidang Trantip Satpol PP Sleman Sri Madu.

Petugas Satpol PP juga ikut membersihkan kabel listrik yang dipasang secara asal di pepohonan sekitar Denggung. Beberapa kayu atau bagian dari lapak milik pedagang juga diamankan.

Penertiban ini menyasar sejumlah pedagang yang meninggalkan barang maupun peralatan dagangnya. Termasuk lapak permainan anak-anak. Penertiban juga melibatkan petugas dari PLN untuk memutus jaringan listrik, sehingga lapak permainan anak tidak akan bisa beroperasi.

Kepala Satpol PP Sleman Herry Sutopo mengatakan, Denggung merupakan pintu masuk Kabupaten Sleman dan akan dijadikan sebagai taman bermain anak. Untuk itu, harus mendapatkan perhatian penuh. Baik dari masyarakat maupun PKL itu sendiri. Mereka tetap bisa mencari penghasilan, namun harus memperhatikan jam operasional.

Sesuai dengan aturan, PKL di Denggung terbagi dalam tiga shif. Mulai pukul 08.00-16.00 WIB, 16.00-24.00 WIB dan 24.00-08.00 WIB. “Selain taat dengan aturan shif, mereka juga tidak diperkenankan membuat lapak permanen. Jadi harus mobile

. Selain itu kebersihan lingkungannya juga harus diperhatikan,” katanya. (Awh)

Read previous post:
Kualitas Pupuk Menjadi Kunci Kemajuan Pertanian

JAKARTA (HARIAN MERAPI) - Kementerian Pertanian (Kementan) menilai pupuk merupakan kunci kemajuan pertanian di era modern. Hasil penelitian menunjukkan, pupuk

Close