Residivis Gelapkan Motor dan Curi Uang


Terdakwa ke luar ruang sidang setelah menjalani pemeriksaan di PN Bantul. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)
Terdakwa ke luar ruang sidang setelah menjalani pemeriksaan di PN Bantul. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

BANTUL (MERAPI) – Seorang residivis NS alias Bikis (42) warga Pleret Bantul kembali diajukan dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Bantul, Rabu (14/8). Terdakwa telah menggelapkan motor dan mencuri uang milik istri temannya.

Dalam pemeriksaan di hadapan majelis hakim yang diketuai Sri Wijayanti Tanjung SH terungkap, terdakwa yang sering ke luar masuk penjara pada Sabtu 9 Mei 2015 pukul 08.00 yang sedang dalam keadaan tidak memiliki uang dan sedang digugat cerai istrinya menelepon saksi korban Prihatin Handayani.

Dalam percakapan, terdakwa mengatakan ingin meminjam motor milik saksi korban dengan alasan untuk kerja. Selain itu terdakwa mengatakan akan mengembalikan sepeda motor tersebut pada sore harinya.

Untuk itulah terdakwa diperbolehkan meminjam motor dikarenakan saksi korban telah mengenal terdakwa yang merupakan teman suaminya dan sering meminjam motor. Selanjutnya terdakwa datang ke tempat kerja saksi korban untuk mengambil sepeda motor tersebut.

Ketika sepeda motor berada dalam penguasaan terdakwa, bukannya digunakan untuk keperluan bekerja tetapi motor tersebut digadaikan kepada saksi Sarwidi selama 1 minggu. Saksi Sarwidi sendiri menerima gadai motor tersebut dengan menyerahkan uang sebesar Rp 2,5 juta.

Uang hasil menggadaikan motor habis digunakan terdakwa untuk kebutuhannya sehari-hari. Terdakwa mengatakan kepada saksi korban kalau sepeda motornya telah digadaikan tetapi tak bisa ditebus karena tak memiliki uang.

Untuk itu saksi korban menyerahkan ATM kepada terdakwa mengambil uang Rp 2 juta untuk menebus sepeda motor karena tak bisa menggunakan. Setelah mendapat ATM bukannya mengambil uang Rp 2 juta tetapi terdakwa menarik uang Rp 8 juta.

Setelah itu terdakwa mengatakan kepada saksi korban kalau uang dalam ATM tidak mencukupi selanjutnya diberi uang tunai Rp 1 juta. Dengan tambahan uang tersebut terdakwa bapak empat anak itu tak segera mengambil motor justru uang digunakan untuk foya-foya. Akibat perbuatan terdakwa tersebut, saksi korban mengalami kerugian materil sebesar Rp 11,5 juta. (C-5)


Pin It on Pinterest

Read previous post:
WUJUD SYUKUR 4 TAHUN BERTUGAS -Akpol Angkatan 2015 Gelar Baksos

DEPOK (MERAPI)- Sebagai bentuk rasa syukur dalam memperingati 4 tahun bertugas di kepolisian, Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 2015 Detasemen Anindya

Close